Tornado Hantam Italia, Dua Perempuan Tewas Setelah Musim Panas Ekstrem
ROMA – Cuaca ekstrem menghantam Italia pada Kamis, 10 September 2026, membawa hujan deras, banjir, angin kencang hingga tornado. Sedikitnya dua perempuan tewas, sementara sejumlah wilayah Italia utara dan tengah mengalami gangguan transportasi serta kerusakan akibat badai.
Salah satu korban meninggal di Sinalunga, Provinsi Siena, Tuscany, setelah tornado menerjang kawasan tersebut. Badan meteorologi dan media lokal melaporkan kerusakan pada rumah serta infrastruktur di sekitar Sinalunga.
Korban lainnya adalah perempuan berusia 83 tahun yang meninggal setelah mobilnya terjebak di sebuah underpass yang terendam banjir di Latisana, Provinsi Udine. Seorang petugas karabinieri sempat berusaha menyelamatkannya, tetapi nyawanya tidak tertolong.
Tuscany Dilanda Badai Hebat
Tuscany menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak.
Lebih dari 63.000 sambaran petir tercatat di wilayah tersebut dalam periode 12 jam, sementara hujan deras menyebabkan banjir dan kerusakan di sejumlah lokasi.
Pemerintah Italia sebelumnya telah menetapkan peringatan oranye untuk Tuscany pada 10 September karena potensi hujan lebat, badai petir, angin kencang dan dampak hidrometeorologi lainnya.
Dampaknya meluas hingga Italia bagian utara. Di Piemonte, misalnya, beberapa wilayah menerima curah hujan sekitar 50–80 milimeter hanya dalam beberapa jam, dengan satu lokasi mendekati 120 milimeter. Kecepatan angin juga melampaui 80 kilometer per jam di sejumlah titik.
Dari Panas Ekstrem ke Badai
Rangkaian badai ini datang hanya beberapa hari setelah Italia mencatat rekor panas.
Menurut analisis yang dikutip Reuters dari Institute for BioEconomy, Italia mengalami musim panas terpanas sejak 1950 pada 2026. Suhu rata-rata musim panas mencapai 24,3 derajat Celsius, sementara Agustus mencatat rata-rata 25,6 derajat Celsius—sekitar 5,2 derajat di atas rata-rata periode 1951–1980.
Perubahan kondisi yang sangat cepat dari panas ekstrem menuju hujan deras dan badai kembali menunjukkan bagaimana cuaca ekstrem menjadi tantangan besar bagi negara-negara Eropa.
Bagi Italia, persoalannya bukan lagi sekadar menghadapi musim panas yang semakin panas.
Negara itu kini juga harus bersiap menghadapi perubahan cuaca yang semakin cepat dan ekstrem.
Editor :Tim Sigapnews
Source : ANSA, Reuters, Italy Civil Protection, Anadolu Agency, Rai News, TRT World