Sekolah AS Ajarkan Literasi AI, Siswa Tak Lagi Sekadar Dilarang Pakai ChatGPT
WASHINGTON — Sekolah-sekolah di Amerika Serikat mulai mengubah pendekatan terhadap kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Alih-alih hanya melarang siswa menggunakan chatbot seperti ChatGPT untuk mengerjakan tugas, sejumlah sekolah mulai mengajarkan cara menggunakan AI secara kritis dan bertanggung jawab.
Perubahan tersebut muncul ketika AI generatif semakin mudah diakses oleh pelajar. Guru dan sekolah menghadapi tantangan baru untuk memastikan teknologi tidak digunakan sebagai jalan pintas dalam mengerjakan tugas, sekaligus tidak mengabaikan potensi AI sebagai alat pembelajaran.
Associated Press melaporkan sedikitnya 37 negara bagian AS telah mengeluarkan panduan atau kebijakan terkait penggunaan AI dalam pendidikan. Sejumlah sekolah mulai memasukkan literasi AI ke dalam pembelajaran, termasuk cara mengevaluasi jawaban yang dihasilkan chatbot.
Siswa diajarkan bahwa AI tidak selalu memberikan informasi yang benar. Chatbot dapat menghasilkan informasi keliru atau membuat sumber yang sebenarnya tidak ada. Karena itu, siswa didorong untuk memeriksa fakta dan membandingkan informasi yang diberikan AI dengan sumber terpercaya.
Literasi AI juga mencakup persoalan bias, privasi dan keamanan data. Siswa perlu memahami bahwa memasukkan informasi pribadi ke dalam sistem AI dapat menimbulkan risiko terhadap privasi.
Di sejumlah sekolah, guru juga mulai mengubah cara memberikan tugas. Daripada sekadar memberikan tugas esai yang dapat dikerjakan sepenuhnya oleh chatbot, guru dapat meminta siswa menjelaskan proses berpikir, sumber yang digunakan, atau melakukan diskusi langsung mengenai hasil pekerjaan mereka.
Pendekatan tersebut menandai perubahan paradigma dalam pendidikan AS. AI tidak lagi dipandang hanya sebagai ancaman terhadap integritas akademik, tetapi juga sebagai teknologi yang perlu dipahami oleh generasi yang akan memasuki dunia kerja yang semakin terdigitalisasi.
Namun, tantangan tetap besar. Sekolah harus menentukan batas antara penggunaan AI sebagai alat bantu belajar dan penggunaan AI untuk menggantikan kemampuan siswa dalam berpikir dan mengerjakan tugas.
Perdebatan di Amerika Serikat mencerminkan persoalan yang kini dihadapi sistem pendidikan di berbagai negara: bukan lagi apakah siswa akan menggunakan AI, tetapi apakah mereka akan diajarkan cara menggunakannya dengan benar.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Associated Press, U.S. Department of Education.