Kebakaran Asrama Ponpes di Kampar, 300 Kamar Terbakar
KAMPAR – Kebakaran melanda kompleks asrama putra Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin di Jalan Pesantren No. 11, Desa Kuntu Darussalam, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau, Senin (10/8/2026) malam.
Sekitar 300 unit kamar di kompleks asrama tersebut terbakar dalam kejadian yang diperkirakan menimbulkan kerugian material hingga Rp500 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kebakaran dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.00 WIB setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.
Informasi awal mengenai kebakaran diterima Bawas MA-2, Serda Hafis, sekitar pukul 21.32 WIB dari Haris, anggota Satpol PP. Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak 12 personel YTP 898/PC kemudian bergerak dari MA-2 Kebun Durian menuju lokasi kebakaran.
Rombongan yang dipimpin Serda Davi berangkat sekitar pukul 22.20 WIB menggunakan mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Daerah Bangkinang. Setibanya di lokasi, personel turut membantu petugas pemadam dalam upaya menjinakkan kobaran api.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran. Armada tersebut berasal dari Siak Hulu, Dinas Pemadam Kebakaran Tarai Bangun, dan Bangkinang.
Bangunan yang terdampak merupakan kompleks asrama putra yang terdiri dari sekitar 300 kamar. Besarnya kerusakan membuat kerugian material sementara diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Meski kobaran api cukup besar, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan hingga proses pemadaman selesai. Penanganan cepat dilakukan untuk mencegah api merambat ke bangunan lain di lingkungan pondok pesantren.
Setelah kondisi dinyatakan aman, personel YTP 898/PC meninggalkan lokasi sekitar pukul 00.55 WIB, Selasa (11/8/2026), dan kembali menuju MA-2 Kebun Durian. Seluruh personel tiba sekitar pukul 01.30 WIB dalam keadaan aman dan tertib.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Pemeriksaan lebih lanjut dilakukan untuk memastikan sumber api dan kronologi lengkap kejadian.
Tidak adanya korban jiwa menjadi hal utama dalam musibah tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan kerusakan besar pada kompleks asrama putra dan menimbulkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Yonif Tp 898/PC