Polri Ingatkan Masyarakat Tak Asal Sebar Informasi di Media Sosial
Polri mengingatkan masyarakat agar lebih cermat memeriksa informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya di media sosial.
JAKARTA — Polri mengingatkan masyarakat agar lebih cermat memeriksa informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya di media sosial.
Imbauan tersebut disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir di Jakarta, Selasa (25/8/2026), di tengah derasnya arus informasi digital yang memungkinkan konten lama kembali beredar dengan konteks berbeda.
Isir mengatakan masyarakat perlu memeriksa sumber, waktu, lokasi, dan konteks sebuah informasi sebelum mengambil kesimpulan.
“Di tengah derasnya arus informasi saat ini, kita perlu membiasakan diri untuk tidak langsung percaya atau menyebarkan sebuah konten. Lihat sumbernya, cek waktunya, cek konteksnya, dan lakukan cross-check dengan informasi dari sumber yang dapat dipercaya,” ujar Isir.
Menurutnya, salah satu hal yang perlu diwaspadai adalah beredarnya kembali video atau konten lama yang kemudian disertai narasi baru. Konten yang sebelumnya beredar pada 2025, misalnya, dapat kembali muncul pada 2026 dengan konteks yang berbeda.
“Konten lama bisa saja kembali muncul dalam situasi yang berbeda. Karena itu, yang perlu kita pastikan bukan hanya apakah videonya nyata, tetapi juga apakah waktu, lokasi dan narasi yang menyertainya sesuai dengan kondisi sebenarnya,” jelasnya.
Isir juga mengingatkan bahwa banyaknya akun yang mengunggah informasi serupa tidak otomatis membuktikan kebenaran informasi tersebut.
“Jangan menjadikan jumlah repost sebagai ukuran kebenaran. Semakin banyak informasi yang kita terima, justru semakin penting bagi kita untuk melakukan cek dan cross-check,” katanya.
Polri mendorong masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Edukasi dan literasi digital juga terus didorong untuk mencegah penyebaran hoaks, misinformasi, dan disinformasi.
“Ruang digital adalah ruang kita bersama. Mari kita jaga dengan menjadi pengguna media sosial yang cerdas, kritis dan bertanggung jawab. Saring sebelum sharing, karena satu informasi yang kita bagikan dapat diteruskan kepada banyak orang,” pungkas Isir.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Humas POLDA METRO JAYA