101 Personel Brimob BKO Polda NTT Bantu Warga Terdampak Gempa
Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri yang diperbantukan ke Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bergerak membantu warga terdampak gempa di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.
NTT — Sebanyak 101 personel Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri yang diperbantukan ke Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bergerak membantu warga terdampak gempa di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Personel ditempatkan di Posko Reo dan Posko Lamba Leda untuk mempercepat penanganan kebutuhan masyarakat pascabencana.
Di Posko Pengungsian Barangkolong, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, personel Brimob memberikan sejumlah layanan langsung kepada pengungsi. Pelayanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan, dapur umum, distribusi air bersih menggunakan kendaraan Water Treatment, hingga pengamanan dan pendataan bantuan logistik.
Tak berhenti di kebutuhan dasar, personel juga menyediakan layanan cukur gratis, WiFi gratis, serta trauma healing bagi anak-anak yang berada di lokasi pengungsian.
Tim di lapangan turut mengecek kebutuhan fasilitas pengungsian. Mereka melakukan survei pembangunan toilet darurat dan area parkir, membongkar bangunan yang berpotensi membahayakan warga, serta berkoordinasi untuk memenuhi kebutuhan toilet dan sumber air bersih.
Pendataan jumlah tenda dan warga pengungsi juga dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat dipetakan dan bantuan tersalurkan secara tepat.
Sementara itu, personel di Posko Lamba Leda, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, membantu mengevakuasi warga menuju posko kesehatan. Warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut kemudian dirujuk ke Posko Utama Kesehatan Damer.
Personel juga membuka kembali akses jalan utama yang tertutup pohon tumbang. Pembukaan jalur tersebut penting untuk menjaga kelancaran evakuasi sekaligus distribusi bantuan kepada warga.
Pamendal Penugasan Korps Brimob Polri BKO Polda NTT, KBP Hasripuddin, S.I.K., menegaskan personel akan terus menyesuaikan pelayanan dengan kebutuhan warga terdampak.
“Kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat bukan hanya untuk membantu penanganan kondisi pascabencana, tetapi juga memastikan warga mendapatkan pelayanan dan kebutuhan dasar yang diperlukan,” ujar Hasripuddin.
Ia menambahkan, keselamatan warga menjadi prioritas dalam seluruh kegiatan di lapangan.
“Yang paling utama adalah keselamatan warga, kelancaran distribusi bantuan, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama berada di tempat pengungsian,” katanya.
Dengan dukungan personel dan berbagai layanan tersebut, Brimob BKO Polda NTT terus memperkuat penanganan pascagempa sekaligus membantu masyarakat melewati masa darurat menuju pemulihan.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Humas POLDA METRO JAYA