Orang Tua Keluhkan Fasilitas MCK TK Plamboyan Purwakarta Tak Berfungsi
PURWAKARTA – Sejumlah orang tua murid mengeluhkan kondisi fasilitas MCK di TK Plamboyan, Kampung Cipamangkat, Desa Pasawahan, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, yang disebut tidak berfungsi. Akibatnya, siswa dikabarkan harus pulang ke rumah atau meminta izin ke warga sekitar saat ingin menggunakan toilet.
Keluhan tersebut muncul di tengah adanya iuran SPP sebesar Rp80 ribu per bulan yang dibayarkan oleh wali murid. Selain itu, di lingkungan sekolah juga terdapat program yang diberi nama "Tabungan Anak".
Berdasarkan informasi yang dihimpun, operator sekolah yang sebelumnya bertugas disebut sudah tidak lagi aktif karena telah diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan mengajar di sekolah lain. Sementara itu, Kepala TK Plamboyan, Enung Surgayati, disebut merangkap sebagai tenaga pengajar.
Salah seorang wali murid mengaku kondisi tersebut berdampak pada operasional sekolah, termasuk pemenuhan kebutuhan air bersih untuk fasilitas MCK.
"Kepala sekolahnya mengajar, operatornya sudah menjadi PPPK di sekolah lain. Saat membutuhkan air untuk MCK, terkadang harus meminta ke tetangga," ujar seorang wali murid, Jumat (17/7/2026).
Wali murid lainnya mempertanyakan kondisi fasilitas sekolah yang dinilai belum memadai meski setiap bulan membayar iuran sekolah.
"Setiap bulan kami membayar SPP Rp80 ribu. Namun kamar mandi tidak bisa digunakan sehingga anak-anak kesulitan ketika ingin buang air saat berada di sekolah," keluhnya.
Berdasarkan data yang tersedia, TK Plamboyan merupakan sekolah swasta dengan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) 20264953 dan telah terakreditasi B.
Sejumlah warga berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta bersama Pemerintah Desa Pasawahan dapat melakukan pengecekan terhadap kondisi sekolah, khususnya terkait fasilitas sanitasi yang digunakan peserta didik.
Menurut mereka, ketersediaan toilet dan air bersih merupakan fasilitas dasar yang penting untuk menunjang kesehatan dan kenyamanan anak-anak selama mengikuti kegiatan belajar.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala TK Plamboyan belum memberikan keterangan terkait keluhan tersebut. Sementara Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta juga belum menyampaikan tanggapan resmi.
Editor :Tim Sigapnews