Nelayan Rohil Selamat Usai Diterkam Buaya Sungai Rokan
Korban, Abdul Azis (43), berhasil lolos dari serangan predator tersebut meski mengalami luka gigitan serius di bagian punggung
ROKAN HILIR – Seorang nelayan di Sungai Manasib, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, nyaris kehilangan nyawa setelah diterkam buaya saat memasang pukat di Sungai Rokan, Senin (6/7/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Korban, Abdul Azis (43), berhasil lolos dari serangan predator tersebut meski mengalami luka gigitan serius di bagian punggung dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Awal Bros Bagan Batu.
Peristiwa mencekam itu terjadi ketika Abdul Azis, warga Dusun Harapan Jadi, Kepenghuluan Sungai Manasib, mencari ikan seorang diri di kawasan perairan Kuala Jabon. Saat berada di sungai dengan kedalaman sekitar pinggang orang dewasa, korban tidak menyadari seekor buaya telah mengintainya dari kejauhan.
Ketika sedang memasang pukat, buaya tiba-tiba menerkam tubuh korban dan menyeretnya ke dalam air. Abdul Azis berupaya melawan sekuat tenaga hingga akhirnya berhasil melepaskan diri dari gigitan satwa liar tersebut.
Dalam kondisi terluka, korban berteriak meminta pertolongan. Teriakannya didengar warga yang berada tidak jauh dari lokasi. Elyas Pical (39) dan Masri (50) segera mendatangi tempat kejadian dan membantu mengevakuasi korban sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Awal Bros Bagan Batu untuk mendapatkan penanganan medis.
Peristiwa ini kembali menambah daftar konflik antara manusia dan buaya di wilayah perairan Sungai Rokan dan Sungai Bangko yang dikenal sebagai habitat alami reptil tersebut. Warga mengaku kemunculan buaya di kawasan itu sudah cukup sering terjadi sehingga aktivitas nelayan semakin berisiko, terutama pada malam hari.
Kapolres Rokan Hilir melalui Kasi Humas, Ipda Didi Sofyan, mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sepanjang aliran Sungai Rokan.
"Kami menghimbau seluruh nelayan di sepanjang perairan Sungai Rokan untuk waspada, berhati-hati, dan selalu menjaga keselamatan saat beraktivitas menjaring maupun menjala ikan di sungai," ujar Ipda Didi Sofyan, Rabu (8/7/2026).
Ia menambahkan, kepolisian telah memasang papan peringatan di sejumlah titik rawan sebagai bentuk antisipasi terhadap ancaman buaya. Masyarakat diminta tidak mengabaikan peringatan tersebut dan menghindari aktivitas di lokasi yang diketahui menjadi habitat satwa liar, terutama pada malam hingga dini hari, demi mencegah terulangnya kejadian serupa.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Polres Rohil