Perantau Asal Sumut Ditemukan Tewas Gantung Diri di Bagan Batu Rohil
Surat keterangan milik korban dan photonya bersama seorang anaknya
BAGAN BATU – Warga Kampung Mesjid, Bagan Batu, Kecamatan Bagan Senembah, Kabupaten Rokan Hilir, dikejutkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di rumah kontrakannya, Senin (8/6/2026).
Korban diketahui bernama Rudi Iswanto Sinambela (40), seorang perantau asal Sumatera Utara yang baru beberapa waktu terakhir tinggal di kawasan tersebut bersama seorang anak perempuan yang masih berusia di bawah tujuh tahun.
Identitas korban terungkap setelah petugas menemukan Surat Keterangan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Provinsi Sumatera Utara, Nomor 470/695/DKPS/2026 tertanggal 21 Mei 2026.
Dalam dokumen tersebut tercantum nama Rudi Iswanto Sinambela, warga Dusun Pematang Posko, Desa Pematang Rambai, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.
Penemuan jasad korban segera mengundang perhatian warga sekitar. Personel Polsek Bagan Senembah bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, tim medis, dan relawan sosial turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal serta proses evakuasi.
Setelah dilakukan visum dan pemeriksaan oleh pihak kepolisian, jasad korban kemudian dimakamkan secara Islam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Mesjid Bagan Batu dengan bantuan masyarakat setempat.
“Jasad Rudi Iswanto telah dimakamkan secara Islam di TPU Kampung Mesjid Bagan Batu. Sedangkan anaknya saat ini untuk sementara dititipkan di rumah warga sampai ada pihak keluarga yang menjemput,” ujar Herman, salah seorang tokoh masyarakat setempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga pada Selasa (9/6/2026), korban awalnya datang ke wilayah Balam untuk mencari pekerjaan. Namun kemudian ia memilih menetap di Bagan Batu dan menyewa sebuah rumah kontrakan bersama putri kecilnya.
Hingga kini belum diketahui secara pasti alasan maupun latar belakang korban mengakhiri hidupnya. Pihak kepolisian masih mengumpulkan informasi dari lingkungan sekitar dan berupaya menghubungi keluarga korban di Sumatera Utara.
Meski peristiwa ini menyisakan duka mendalam, kepedulian warga terlihat dalam penanganan korban maupun pendampingan terhadap anak yang ditinggalkannya.
“Yang jelas seluruh fardhu kifayah telah diselenggarakan dengan baik, dan informasi ini sudah disebarkan ke berbagai grup media sosial di Sumatera Utara agar pihak keluarga segera mengetahui kejadian tersebut,” kata seorang warga.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat Bagan Batu sekaligus pengingat pentingnya kepedulian sosial terhadap warga pendatang yang sedang menghadapi tekanan ekonomi maupun persoalan pribadi di perantauan.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Tim Sumber dan masyarakat Kampung Mesjid