Gen Z Makin Aktif Hidup Sehat, Ungguli Generasi Tua dalam Berolahraga
Generasi muda mengikuti aktivitas olahraga bersama. Survei PwC Indonesia 2026 menunjukkan 61 persen konsumen muda rutin berolahraga, lebih tinggi dibandingkan kelompok usia yang lebih tua.
JAKARTA – Generasi Z (Gen Z) Indonesia menunjukkan perubahan gaya hidup yang semakin berorientasi pada kesehatan. Tidak hanya aktif berolahraga, generasi muda kini juga lebih memperhatikan pola makan, kualitas tidur, kesehatan mental, hingga penggunaan teknologi untuk memantau kondisi tubuh.
Temuan tersebut terungkap dalam dua survei berbeda yang dirilis PwC Indonesia dan Herbalife pada 2026.
Berdasarkan Voice of the Consumer 2026 dari PwC Indonesia, sebanyak 61 persen konsumen generasi muda mengaku rutin melakukan aktivitas kebugaran, lebih tinggi dibandingkan kelompok generasi tua yang tercatat sebesar 43 persen.
Generasi muda juga menunjukkan kecenderungan lebih besar dalam mengalokasikan pengeluaran untuk kebugaran. Sebanyak 31 persen mengeluarkan biaya untuk keanggotaan pusat kebugaran, kelas olahraga, atau pelatih pribadi, dibandingkan 11 persen konsumen yang lebih tua.
Tren serupa terlihat dalam Asia Pacific Wellness Culture Survey 2026 yang dirilis Herbalife Indonesia. Survei tersebut menemukan 72 persen Gen Z dan 79 persen Milenial mengaku semakin sering melakukan aktivitas kesehatan dan kebugaran dibandingkan tiga tahun sebelumnya.
Director & General Manager Herbalife Indonesia, Oktrianto Wahyu Jatmiko, mengatakan meningkatnya kesadaran tersebut terlihat dari popularitas olahraga seperti lari, padel, pickleball, gym, pilates, futsal, hingga hiking.
Perubahan gaya hidup Gen Z juga melampaui aktivitas fisik. Sebanyak 58 persen responden mengaku telah memperbaiki kebiasaan tidur, sedangkan masing-masing 56 persen mulai memilih makanan lebih sehat dan rutin berolahraga.
Menariknya, kesehatan mental menjadi aspek yang paling membutuhkan dukungan menurut 74 persen responden Gen Z, melampaui kesehatan fisik sebesar 66 persen.
Teknologi turut berperan dalam perubahan tersebut. Survei PwC mencatat 90 persen konsumen muda menggunakan aplikasi kesehatan atau perangkat wearable, dibandingkan 66 persen konsumen yang lebih tua.
Selain itu, 75 persen generasi muda berencana meningkatkan konsumsi buah dan sayuran dalam 12 bulan mendatang.
Meski demikian, meningkatnya perhatian terhadap kesehatan juga menghadirkan tantangan baru. Banyaknya informasi diet, olahraga, dan suplemen di media sosial berpotensi membingungkan konsumen ketika memilih kebiasaan yang benar-benar bermanfaat.
Hasil kedua survei menunjukkan generasi muda semakin aktif menerapkan kebiasaan sehat. Namun, data tersebut tidak serta-merta membuktikan bahwa Gen Z memiliki kondisi kesehatan medis yang lebih baik dibandingkan seluruh generasi lainnya.
Editor :Tim Sigapnews
Source : PwC Indonesia, Herbalife Indonesia, ANTARA News, Bisnis.com, Jakarta Globe, Liputan6.







