Tingkatkan Budaya Risiko, PLN MCTN Optimalkan Kinerja Perusahaan Melalui Risk Town Hall 2026
PT PLN Mandau Cipta Tenaga Nusantara (PLN MCTN) melaksanakan Risk Town Hall 2026 yang berlangsung di Kantor Pusat PLN MCTN Jakarta, pada Senin (22/06) lalu
SIGAPNEWS.CO.ID | JAKARTA, 3 JULI 2026 – Sebagai upaya PT PLN Mandau Cipta Tenaga Nusantara (PLN MCTN) dalam memperkuat konsolidasi kinerja perusahaan, pada Senin (22/06) lalu melaksanakan Risk Town Hall 2026 yang berlangsung di Kantor Pusat PLN MCTN Jakarta dan dihadiri oleh Jajaran Komisaris, Direksi dan Seluruh pekerja PLN MCTN secara offline dan juga hybrid bagi pekerja yang berlokasi di wilayah kerja Pekanbaru dan Duri. Pertemuan ini menjadi langkah krusial dalam menyelaraskan arah kebijakan perusahaan dalam mengelola risiko operasional demi mencapai target yang optimal sepanjang tahun 2026.
Direktur Utama PLN MCTN membuka pertemuan tersebut dengan menyoroti pentingnya integrasi manajemen risiko ke dalam setiap lini kerja perusahaan. Selanjutnya, kegiatan berlanjut pada paparan komprehensif mengenai profil risiko perusahaan oleh Manager Manajemen Risiko dan Kepatuhan PLN MCTN, Willy Januardi, beserta tim. Dalam kesempatan ini, mereka memaparkan capaian Risk Maturity Index (RMI) tahun 2024, hasil self-assessment tahun 2025, serta peta jalan program peningkatan untuk tahun 2026 mendatang.

Dalam pemaparannya, Willy Januardi menekankan bahwa fokus utama peningkatan kinerja perusahaan di tahun 2026 mencakup penguatan kebijakan risiko, peningkatan kompetensi keahlian risiko, serta penyempurnaan kualitas kerangka manajemen risiko. Selain itu, ditekankan pula pentingnya internalisasi budaya risiko di seluruh lini, penguatan fungsi lini pertama, serta pemanfaatan teknologi dan permodelan risiko. Strategi ini dirancang dengan penetapan parameter yang jelas, yakni risk capacity , risk tolerance , risk appetite , dan risk limit yang terukur.
“Ini merupakan tanggung jawab kita bersama dalam memahami dan menerapkan budaya Risiko dalam pekerjaan kita sehari-hari. Sehingga, bukan hanya kinerja saja yang tercapai, namun juga mampu membentuk budaya kerja yang lebih aman dan terukur,” ujar Junaidi Abdi, Direktur Utama PLN MCTN.

Agenda ini menjadi momentum bagi seluruh insan perusahaan untuk memperkuat sinergi dalam mitigasi risiko. Melalui penguatan tata kelola yang terintegrasi ini, diharapkan kinerja perusahaan akan terus meningkat dan efisiensi operasional terjaga, sehingga PLN MCTN semakin kokoh dalam menghadapi tantangan energi di masa depan sekaligus memberikan kontribusi maksimal bagi seluruh pemangku kepentingan.
Editor :Tim Sigapnews