PLN MCTN Optimalkan Pengelolaan Limbah B3 Guna Wujudkan Komitmen Hijau Berkelanjutan
PT PLN Mandau Cipta Tenaga Nusantara (PLN MCTN)
SIGAPNEWS.CO.ID | DURI, 5 JUNI 2026 – Dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT PLN Mandau Cipta Tenaga Nusantara (PLN MCTN) terus memperkuat komitmennya terhadap kelestarian lingkungan melalui standardisasi tinggi dalam pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang terintegrasi dengan implementasi ISO 14001. Komitmen nyata ini dibuktikan dengan keberhasilan PLN MCTN dalam mempertahankan Proper Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) selama tiga tahun berturut-turut. Pencapaian ini menegaskan bahwa perusahaan konsisten memenuhi seluruh regulasi lingkungan hidup yang dipersyaratkan oleh pemerintah.
Dalam pelaksanaannya, PLN MCTN menegaskan bahwa aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tidak dapat dipisahkan dari kelestarian lingkungan. Dengan penerapan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam pemanfaatan dan pengelolaan limbah B3, guna menciptakan lingkungan kerja yang nihil kecelakaan (zero accident) sekaligus minim dampak lingkungan (zero pollution).
Salah satu langkah nyata yang diakselerasi dalam momentum ini adalah program pembersihan plant drain secara berkala di area operasional. Program kerja sama ini berhasil mengelola limbah sludge (lumpur) hasil pembersihan secara aman dan terukur sesuai dengan standar sistem manajemen lingkungan internasional, guna memastikan saluran pembuangan pembangkit bebas dari potensi material pencemar sehingga operasional perusahaan tetap berjalan optimal, andal, dan berwawasan lingkungan. Memasuki akhir Mei kemarin, seluruh program pengangkutan dan pembersihan limbah B3 juga telah rampung dilaksanakan secara berkala, tepat waktu, dan sesuai dengan jadwal batas maksimal penyimpanan limbah B3 yang diizinkan.
Sebagai bukti nyata kepatuhan terhadap prinsip-prinsip ISO:14001 yang mengutamakan pencegahan polusi, PLN MCTN juga mengambil kebijakan proaktif dalam mengategorikan material terkontaminasi, seperti sisa ceramic fiber dari area isolasi termal. Meskipun material tersebut sejatinya bukan termasuk limbah B3 murni, keterbatasan fasilitas pengelolaan mandiri di site mendorong manajemen untuk menetapkannya sebagai limbah B3 demi menjamin prosedur penanganan yang paling aman. Langkah recycle dan pengelolaan lanjutannya diserahkan sepenuhnya kepada pihak ketiga yang berizin, guna memastikan seluruh sisa material terurai tanpa mencederai ekosistem di sekitar wilayah operasional.
Editor :Tim Sigapnews