Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Minta Perpisahan Sekolah Tanpa Biaya Tinggi
Wakil Walikota Pekanbaru Markarius
PEKANBARU - Jelang akhir tahun ajaran, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh sekolah agar tidak menggelar acara perpisahan secara berlebihan, khususnya di hotel-hotel mewah dengan biaya tinggi.
Kebijakan ini berlaku untuk semua jenjang pendidikan di bawah naungan Pemko Pekanbaru, mulai dari TK, SD, hingga SMP, baik sekolah negeri maupun swasta.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi para wali murid yang masih terbebani.
“Kami mengimbau sekolah tidak menggelar perpisahan secara berlebihan, apalagi sampai di hotel dengan biaya tinggi. Ini sangat memberatkan wali murid di tengah kondisi ekonomi saat ini,” ujar Markarius, Selasa 14 April 2026.
Ia menegaskan, anggaran keluarga seharusnya lebih diprioritaskan untuk kebutuhan pendidikan lanjutan siswa, bukan untuk kegiatan seremonial yang bersifat sementara.
Selain itu, kebijakan ini juga sejalan dengan upaya efisiensi yang tengah digalakkan pemerintah daerah. Sekolah diharapkan lebih kreatif dalam menyelenggarakan acara perpisahan yang sederhana, namun tetap berkesan.
“Perpisahan tetap bisa dibuat bermakna tanpa harus mewah. Yang penting nilai kebersamaan dan kenangannya,” tambahnya.
Pemko Pekanbaru juga menegaskan tidak ada pengecualian dalam penerapan kebijakan ini. Seluruh sekolah diminta untuk mematuhi imbauan tersebut demi menjaga kesetaraan dan suasana kondusif di lingkungan pendidikan.
Untuk memastikan kebijakan berjalan efektif, pemerintah membuka kanal pengaduan bagi wali murid yang merasa terbebani dengan pungutan biaya perpisahan.
“Laporan dari masyarakat akan kami tindak lanjuti. Jika masih ditemukan kegiatan berlebihan, akan ada pembinaan langsung ke sekolah terkait,” tegas Markarius.
Editor :Helmi