Gerak Cepat PLN UPT Pekanbaru, Perkuat Keandalan Pasca Idulfitri Lewat Perbaikan PMT 20 kV
PT PLN (Persero) UPT Pekanbaru bergerak cepat memperkuat keandalan sistem kelistrikan pasca Idulfitri melalui program perbaikan Peralatan Pemutus Tenaga (PMT) 20 kV.
PEKANBARU – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Pekanbaru bergerak cepat memperkuat keandalan sistem kelistrikan pasca Idulfitri melalui program perbaikan Peralatan Pemutus Tenaga (PMT) 20 kV di sejumlah gardu induk, Kamis (9/4/2026)
Langkah ini merupakan bagian dari strategi preventif untuk menekan potensi gangguan sekaligus menjaga kontinuitas pasokan listrik di wilayah kerja.
Manager PLN UPT Pekanbaru, Andri Candra K., menegaskan bahwa perbaikan PMT menjadi salah satu fokus utama dalam menjaga stabilitas sistem tenaga listrik. “PMT merupakan peralatan proteksi yang sangat vital. Ketika terjadi gangguan, PMT harus dapat bekerja secara cepat dan presisi. Oleh karena itu, kondisi mekanis dan elektrisnya harus selalu dalam keadaan prima,” ujarnya.
Salah satu aspek krusial dalam kegiatan ini adalah pembenahan komponen roller penggerak PMT 20 kV. Komponen tersebut berfungsi sebagai bagian dari mekanisme kerja PMT dalam proses buka-tutup (open-close) kontak. Kerusakan pada roller, seperti keausan atau ketidaksejajaran, berpotensi menghambat pergerakan mekanis PMT.
Dalam kondisi tertentu, kerusakan roller dapat menyebabkan PMT mengalami kemacetan (stuck) atau berada pada posisi tidak sempurna (hanging position). Kondisi ini berisiko tinggi karena dapat mengganggu proses pemutusan arus saat terjadi gangguan, bahkan berpotensi memicu gangguan lanjutan pada trafo daya.
“Jika PMT tidak dapat membuka atau menutup dengan sempurna, maka sistem proteksi tidak bekerja optimal. Hal ini dapat berdampak langsung pada keandalan trafo daya dan jaringan secara keseluruhan,” kata Andri.
Untuk memperkuat pemahaman teknis personel, kegiatan ini juga diiringi dengan knowledge sharing antarunit. Manager ULTG Rengat, Puji Santoso, yang bertindak sebagai pemateri, menjelaskan pentingnya inspeksi detail terhadap komponen mekanis PMT, termasuk roller penggerak.
“Kerusakan kecil pada roller sering kali tidak terdeteksi secara kasatmata, tetapi dampaknya bisa signifikan. Oleh karena itu, diperlukan ketelitian dalam inspeksi, pengukuran, serta penggantian komponen sebelum mencapai kondisi kritis,” ujar Puji.
Ia menambahkan, pengalaman lapangan menjadi salah satu sumber pembelajaran utama dalam meningkatkan kualitas pemeliharaan peralatan. “Melalui forum ini, kami berbagi praktik terbaik agar setiap unit memiliki standar penanganan yang sama dan lebih responsif terhadap potensi gangguan,” tambahnya.
Sementara itu, Manager ULTG Teluk Lembu, Aditiya Milyanto, selaku tuan rumah kegiatan, menilai kolaborasi antarunit menjadi faktor penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan. “Kegiatan ini tidak hanya fokus pada perbaikan teknis, tetapi juga memperkuat sinergi antarpersonel sehingga proses pemeliharaan dapat dilakukan lebih efektif dan terstandar,” ujarnya.
General Manager UIP3B Sumatera, Amiruddin, mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan oleh UPT Pekanbaru. Ia menekankan bahwa keandalan sistem tenaga listrik tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.
“Peralatan yang andal harus didukung oleh personel yang kompeten. Kegiatan seperti ini menjadi bukti komitmen PLN dalam menjaga kualitas layanan listrik kepada masyarakat,” kata Amiruddin.
Melalui program perbaikan PMT 20 kV serta penguatan kompetensi teknis personel, PLN UPT Pekanbaru optimistis dapat terus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan. Upaya ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan listrik serta mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatra.
Narahubung:
Andi Pratama
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UIP3B Sumatera
Tlp. (0761) 6700011
Editor :Tim Sigapnews