Pemprov Riau Raih Be Award 2025 atas Transformasi Digital Terdepan
Pemerintah Provinsi Riau meraih 'Be Award' dalam ajang Digital Trusts Summit 2025, Penghargaan prestisius itu diterima langsung Plt Kadiskominfo Riau, Teza Darsa, yang hadir mewakili Pemprov Riau.
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau meraih 'Be Award' dalam ajang Digital Trusts Summit 2025 yang digelar Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE) BSSN di Jakarta, Kamis (20/11/2025) malam.
Penghargaan ini diberikan kepada Pemprov Riau sebagai instansi pemerintah provinsi dengan pengguna aktif layanan sertifikasi elektronik terbanyak tahun 2025.
Penghargaan prestisius itu diterima langsung Plt Kadiskominfo Riau, Teza Darsa, yang hadir mewakili Pemprov Riau. Ia menyebut penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan nasional terhadap komitmen Riau dalam mempercepat tata kelola pemerintahan berbasis digital.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa transformasi digital di Provinsi Riau berjalan nyata dan terus kami tingkatkan,” ujar Teza seusai menerima anugerah tersebut.
Data Pengguna TTE Riau Tertinggi Nasional
Pemprov Riau tercatat sebagai daerah dengan implementasi sertifikat elektronik paling masif. Hingga 17 November 2025, jumlah pengguna SrE yang didaftarkan mencapai 24.742 akun, dengan 20.621 di antaranya sudah aktif melakukan verifikasi.
BSrE juga mencatat 20.250 pengguna telah menerbitkan Tanda Tangan Elektronik (TTE), dan 13.326 pengguna sudah melakukan minimal satu kali transaksi.
Sementara itu, total transaksi TTE Pemprov Riau telah menembus 415.605 transaksi, menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia.
Menurut BSrE, capaian itu menunjukkan percepatan signifikan pemanfaatan teknologi persandian di lingkungan pemerintahan daerah.
BSSN: Keamanan Siber adalah Pondasi Digital Trust
Dalam sambutannya, Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Nugroho S. Budi menegaskan pentingnya Digital Trust sebagai fondasi pemerintahan modern. Ia menyebut transformasi digital tidak dapat dipisahkan dari keamanan siber.
“Keamanan siber sangat erat kaitannya dengan persandian dan enkripsi dalam konteks perlindungan data dan informasi,” kata Nugroho.
Ia menambahkan bahwa BSrE berkomitmen memperkuat Digital Trust sesuai prioritas nasional percepatan transformasi digital. Menurutnya, pembangunan kepercayaan digital membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
“Digital Trust tidak bisa dibangun oleh satu pihak saja. Pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat harus bergerak bersama,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa keamanan siber adalah fondasi seluruh program digital sehingga memerlukan perhatian serius untuk memastikan keberhasilan implementasinya.
Ajang Digital Trust 360 Summit 2025 menjadi ruang sinergi berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat kebijakan dan teknologi keamanan data nasional. Bagi Pemprov Riau, Be Award ini menegaskan posisi Riau sebagai salah satu provinsi terdepan dalam transformasi digital dan penerapan layanan elektronik yang aman, terpercaya, dan masif di tingkat nasional.
Editor :Tim Sigapnews