Kapal Indonesia Terbalik di Laut Jawa, 129 Orang Masih Hilang
BANJARMASIN – Tim SAR gabungan masih mencari 129 orang yang hilang setelah kapal penumpang Virgo Transport 8 terbalik di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). Hingga Senin (14/9), enam orang dinyatakan meninggal dunia dan 108 lainnya berhasil dievakuasi.
Kapal tersebut membawa 243 orang, terdiri dari penumpang dan awak, saat berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kapal menghadapi cuaca buruk sebelum akhirnya terbalik di perairan Laut Jawa.
Lebih dari 600 personel penyelamat kini dikerahkan dalam operasi pencarian. Sekitar 12 kapal turut membantu menyisir perairan di sekitar lokasi kecelakaan, sementara pencarian dari udara juga dilakukan menggunakan armada udara.
Menurut laporan awal, kapal kehilangan kontak pada Minggu dini hari setelah menghadapi kondisi laut yang memburuk. Nakhoda sebelumnya melaporkan kapal dalam kondisi miring sebelum komunikasi terputus.
Associated Press melaporkan gelombang di kawasan tersebut mencapai sekitar 3 meter ketika kapal mengalami kecelakaan. Kapal juga membawa sekitar 89 kendaraan dalam pelayaran tersebut.
Petugas menemukan kapal dalam kondisi terbalik dan sebagian masih mengapung. Tim penyelamat terus memperluas pencarian untuk menemukan penumpang dan awak yang belum diketahui keberadaannya.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kecelakaan tersebut. Investigasi masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kapal terbalik.
Kecelakaan ini kembali menyoroti tantangan keselamatan transportasi laut Indonesia. Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau, kapal penyeberangan menjadi salah satu moda transportasi penting bagi masyarakat dan distribusi barang antarpulau.
Hingga Senin, operasi SAR masih menjadi prioritas utama. Keluarga korban juga terus menunggu kepastian mengenai nasib kerabat mereka di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Reuters, AP, ANTARA, CNA, RRI