Pemko Pekanbaru Gandeng PT SPP Kelola Taman Labuai City Walk
Pemko Pekanbaru menandatangani perjanjian sewa pengelolaan kawasan kuliner Taman Labuai Pekanbaru City Walk dengan PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP) di Kompleks Perkantoran Wali Kota Tenayan Raya.
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menandatangani perjanjian sewa pengelolaan kawasan kuliner Taman Labuai Pekanbaru City Walk dengan PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP) di Kompleks Perkantoran Wali Kota Tenayan Raya, Senin (19/1/2026).
Kerja sama pengelolaan kawasan kuliner Taman Labuai Pekanbaru City Walk resmi dimulai. Penandatanganan perjanjian sewa dilakukan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Iwan Simatupang bersama Direktur PT SPP Imam Zamroni, dan disaksikan langsung Penjabat Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut.
Kesepakatan tersebut berlangsung di ruang rapat Sekda lantai 4 gedung utama Kompleks Perkantoran Terpadu Wali Kota Pekanbaru. Melalui perjanjian ini, PT SPP dipercaya mengelola kawasan kuliner yang berada di Jalan Jenderal Sudirman itu selama dua tahun.
Iwan Simatupang menjelaskan, kerja sama pengelolaan dilakukan secara bertahap untuk memastikan kesiapan pengelola dalam menata kawasan tersebut.
“Tahap awal, kerja sama dua tahun dulu. Nilai sewa kerja sama ini ditentukan sesuai harga dari KJPP (Kantor Jasa Penilai Publik),” ujar Iwan usai penandatanganan.
Menurutnya, pelibatan PT SPP sebagai perusahaan daerah bertujuan agar pengelolaan kawasan kuliner dilakukan secara profesional dan berkelanjutan.
Harapan tersebut sejalan dengan arahan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho agar aset daerah dapat memberi nilai tambah bagi perekonomian kota.
“Karena Taman Labuai Pekanbaru City Walk sudah ditetapkan sebagai kawasan kuliner dan kawasan komersial, maka harus dikelola oleh perusahaan daerah secara profesional,” katanya.
Iwan menambahkan, Pemko Pekanbaru menargetkan kawasan Taman Labuai tidak hanya berfungsi sebagai pusat kuliner, tetapi juga menjadi ruang publik yang representatif. Konsep pengembangan diarahkan agar kawasan tersebut mampu menarik masyarakat untuk beraktivitas dan berinteraksi.
“Taman Labuai Pekanbaru City Walk kita harapkan bisa berkembang dan menjadi salah satu ikon Kota Bertuah,” ungkapnya.
Ia menyebutkan, selain sebagai kawasan komersial, Taman Labuai diharapkan menjadi lokasi wisata kuliner, tempat berkumpul warga, sekaligus kawasan terbuka hijau di pusat kota. “Jadi, bukan sekadar tempat jual beli, tapi ruang publik yang hidup dan nyaman,” tutup Iwan.
Dengan pengelolaan profesional oleh PT SPP, Pemko Pekanbaru optimistis Taman Labuai City Walk dapat tumbuh sebagai pusat kuliner modern dan ikon baru kota yang mendongkrak aktivitas ekonomi dan pariwisata.
Editor :Tim Sigapnews