Ketua PPM Riau, Lilis Suryani ikut Menyambut Benda Pusaka Di LAM Riau
PEKANBARU- Prosesi akan diawali dengan kedatangan rombongan pembawa Mahkota, Pin, dan Pedang di pintu gerbang Balai Adat LAMR. Mereka akan disambut langsung oleh Ketua Umum DPH LAMR, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, beserta para pembawa tepak, payung, pedang, keris, dan dua pedang, dengan iringan musik nafiri.
Gubernur Riau Datuk Seri Setia Amanah, Abdul Wahid, Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA), Datuk Seri Marjohan, bersama para tamu undangan akan menunggu di tempat yang telah disediakan sambil berdiri.
Mahkota dan atribut lainnya kemudian akan diletakkan di atas meja bundar di panggung utama, diiringi pembacaan shalawat oleh perempuan-perempuan LAMR. Setelah itu, hadirin akan dipersilakan duduk.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan Kalam Ilahi, syair adat, serta sambutan dan elu-eluan dari Ketua Umum MKA LAMR. Selanjutnya, akan disampaikan ikhtisar sejarah Mahkota Sultan Siak sebelum Gubernur Riau Datuk Seri Setia Amanah memberikan sambutan resmi.

Setelah doa bersama, Mahkota dan atribut Kerajaan Siak akan diberangkatkan menuju BRKS (Bank Riau Kepri Syariah). Rombongan akan diiringi pertunjukan gendang panjang dan patam-patam silat sebagai penutup prosesi adat.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa Mahkota Kesultanan Siak dipamerkan di Riau dalam rangka Hari Jadi ke-68 Provinsi Riau. Pameran digelar 7–10 Agustus 2025 di depan Masjid Raya Annur, Pekanbaru.
Selain mahkota juga ditampilkan pin dan pedang Sultan Siak. Hal ini kali pertama masyarakat bisa melihat langsung ketiga pusaka tersebut. Pameran dibuka pukul 14.00–20.00 WIB dengan pengamanan ketat dan masyarakat bisa melihatnya tanpa dikenakan biaya.
Mahkota Sultan Siak Sri Indrapura ini merupakan simbol kebesaran kerajaan dan menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas sejarah Melayu Riau. Upacara penyambutan nantinya menjadi momentum penting dalam pelestarian warisan budaya dan mempererat jalinan antara sejarah dan masyarakat masa kini.
Ketua Panitia Pameran Hari Jadi ke-68 Provinsi Riau yang juga Kepala Dinas Pariwisata Riau, Roni Rahmat, menyampaikan bahwa kehadiran mahkota asli Kesultanan Siak menjadi daya tarik utama pameran tahun ini. “Pameran tahun ini sangat luar biasa karena untuk pertama kalinya mahkota, pin, dan pedang Sultan Siak kembali ke Riau setelah sekian lama,” ujarnya
Menurut Roni, sepanjang pengetahuannya, ini merupakan kali pertama masyarakat Riau dapat melihat langsung ketiga benda pusaka tersebut. Ia menyebutkan, pameran akan dibuka setiap hari mulai pukul 14.00 hingga 20.00 WIB.
Dijumpai awak media dilokasi penyambutan benda pusaka Ketua PPM Riau, Lilis Suryani juga memberikan pesan harapan dan ajakannya karena Ini bukan hanya kegiatan seremonial saja tetapi ini menyambut kembali harga diri, jati diri masyarakat melayu. Benda pusaka ini mengingatkan kita agar jangan pernah abai menjaga warisan budaya, menjaga marwah Melayu,"tuturnya yang juga ASN dinas Kebudayaan pemerintah provinsi riau.
Editor :Ade Sahputra
Source : Tim Liputan Ade Syahputra