Shanghai Gelar Festival Wisata ke-37, 170 Agenda Hadirkan Pesona Dunia
SHANGHAI – Shanghai Tourism Festival ke-37 kembali menjadikan kota metropolitan China sebagai panggung budaya dan pariwisata internasional. Festival yang berlangsung hingga 6 Oktober 2026 itu menghadirkan sekitar 170 agenda budaya dan wisata, mulai dari parade, kuliner, pertunjukan seni hingga eksplorasi kawasan kota.
Salah satu atraksi utamanya adalah parade besar di kawasan The Bund pada 12 September. Sebanyak 21 kendaraan hias bertema tampil bersama 21 kelompok pertunjukan domestik dan internasional, termasuk peserta dari Peru, Kroasia, Selandia Baru, Polandia, Malaysia, Amerika Serikat dan Spanyol.
Parade tersebut tidak hanya menampilkan pertunjukan, tetapi juga membawa identitas berbagai kawasan Shanghai ke ruang publik. Kendaraan hias Nanxiang Ancient Town, misalnya, menggabungkan elemen budaya China modern dengan ikon kuliner xiaolongbao, sementara kawasan kota tua Zhujiajiao dan Xinchang menampilkan karakter lanskap kanal khas Jiangnan.
Setelah parade, seluruh 21 kendaraan hias dijadwalkan berkeliling ke sejumlah distrik hingga 6 Oktober. Strategi ini membuat festival tidak terpusat di kawasan wisata utama, tetapi membawa atraksi ke berbagai bagian Shanghai.
Agenda festival juga memperluas pengalaman wisata melalui kuliner, kehidupan malam, pasar kreatif, pertunjukan teater dan warisan budaya takbenda. Sejumlah restoran Michelin dan Black Pearl ikut menghadirkan menu musiman, sementara kawasan North Bund menawarkan aktivitas malam dan pertunjukan musik.
Shanghai juga memanfaatkan festival untuk mempertemukan budaya tradisional dengan tren wisata modern. Kompetisi fotografi, wisata malam, kegiatan olahraga, pelayaran di Suzhou Creek hingga pengalaman berbasis teknologi menjadi bagian dari rangkaian kegiatan musim gugur.
Bagi wisatawan, momentum festival juga menawarkan keuntungan langsung. Sejumlah destinasi wisata, taman hiburan dan tempat budaya di Shanghai memberikan potongan harga tiket pada 12–27 September.
Festival tahun ini memperlihatkan bagaimana Shanghai tidak hanya menjual gedung pencakar langit dan kawasan Bund sebagai destinasi. Kota tersebut mencoba menjadikan budaya lokal, makanan, seni, hiburan dan kehidupan kota sebagai satu pengalaman wisata yang berlangsung berbulan-bulan.
Dengan 170 agenda yang tersebar hingga Oktober, Shanghai Tourism Festival ke-37 sekaligus memperkuat posisi kota tersebut sebagai salah satu destinasi urban utama Asia bagi wisatawan internasional.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Shanghai Government, Shanghai Information Office, City News Service, Xinhua, China Daily, CCTV+, Mee