UPT Daksa Going to School di SLB Negeri Pembina, Berikan Layanan Pangkas Rambut dan Creambath Gratis
UPT Daksa Going to School di SLB Negeri Pembina, Berikan Layanan Pangkas Rambut dan Creambath Gratis
PEKANBARU – Dinas Sosial Provinsi Riau melalui UPT Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Daksa terus berkomitmen menghadirkan pelayanan sosial yang inklusif melalui kegiatan UPT Daksa Going to School yang dilaksanakan di SLB Negeri Pembina Pekanbaru.
Kegiatan ini menghadirkan layanan pangkas rambut dan crambath gratis bagi para siswa dan siswi yang dilaksanakan oleh Penerima Manfaat (PM) kelas Keterampilan Barber dan Tata Rias UPT Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Daksa.
Selain memberikan pelayanan kepada siswa dan siswi, kegiatan ini juga menjadi sarana praktik lapangan bagi para PM untuk mengaplikasikan keterampilan yang telah diperoleh selama mengikuti pelatihan di UPT.
Melalui kegiatan ini, para PM memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kemampuan teknis, profesionalisme, serta pengalaman kerja dalam memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat. Sementara itu, para siswa mendapatkan layanan perawatan diri yang diharapkan dapat meningkatkan kebersihan, kerapian, kesehatan, dan rasa percaya diri.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau melalui Kepala UPT Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Daksa, Anahartini Ropaniputri, S.E., M.M., menyampaikan bahwa program UPT Daksa Going to School merupakan salah satu bentuk nyata pemberdayaan penyandang disabilitas melalui pengembangan keterampilan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Kegiatan ini tidak hanya menjadi media praktik bagi Penerima Manfaat, tetapi juga membuktikan bahwa penyandang disabilitas memiliki kompetensi, keterampilan, dan kesempatan yang sama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini mampu memperkuat semangat inklusi dan mendorong kemandirian penyandang disabilitas," ujarnya.
Melalui sinergi dengan SLB Negeri Pembina Pekanbaru, UPT Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Daksa Dinas Sosial Provinsi Riau berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut sebagai upaya memperluas pelayanan sosial yang inklusif, memperkuat kolaborasi antarlembaga, serta membuka ruang yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk berkarya, mandiri, dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.
Diliput oleh: Lukman Saleh (Humas)
Editor :Tim Sigapnews