Penyandang Disabilitas Potong Rambut Gratis di HAN ke-42 Riau
Puluhan anak dan warga Pekanbaru mendapat layanan pangkas rambut gratis langsung dari tangan terampil penyandang disabilitas daksa, dalam peringatan Hari Anak Nasional ke-42.
PEKANBARU – Puluhan anak dan warga Pekanbaru mendapat layanan pangkas rambut gratis langsung dari tangan terampil penyandang disabilitas daksa, dalam peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di halaman Kantor Gubernur Riau hari ini, Senin (26/7/2026).
Layanan ini adalah bukti nyata hasil pembinaan UPT Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Daksa (UPT PPDD) Dinas Sosial Provinsi Riau.
Sebanyak 7 penerima manfaat binaan UPT yang telah menyelesaikan pelatihan keterampilan pangkas rambut beraksi memotong rambut dengan sigap dan teliti. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bahwa penyandang disabilitas juga mampu mandiri dan berkontribusi bagi masyarakat.
"Kegiatan ini adalah bukti komitmen kami mendorong kemandirian penyandang disabilitas lewat keterampilan vokasional yang berguna," ujar Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Riau, Tengku Arifin, S.E., M.M., mewakili Kepala Dinas.
Kepala UPT PPDD, Anahartini Ropaniputri, S.E., M.M., menegaskan momen ini sangat berharga bagi para penerima manfaat.
"Ini ruang bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan dan menumbuhkan kepercayaan diri. Kami berterima kasih kepada BRK Syariah atas dukungan penuh yang diberikan selama proses pelatihan hingga hari ini," ucapnya.
Kegiatan peringatan Hari Anak Nasional ini dibuka langsung oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau mewakili Gubernur Riau. Turut hadir Kepala DP3AP2KB Provinsi Riau Hj. Fariza, S.H., M.H., sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah, instansi vertikal, pelaku UMKM, serta masyarakat luas.
Hj. Fariza memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini.
"Partisipasi UPT PPDD menyemarakkan HAN ke-42 adalah wujud inklusi nyata. Penyandang disabilitas bukan sekadar objek bantuan, melainkan subjek yang berdaya dan bisa bermanfaat bagi orang lain," katanya.
Warga yang hadir pun tampak puas. Banyak orang tua yang mengaku bangga melihat kemampuan para penyandang disabilitas, berharap pembinaan semacam ini terus berlanjut dan semakin banyak dibuka ragam keterampilan baru.
diliput oleh : Lukman Saleh (HUMAS)
Editor :Tim Sigapnews