Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Optimalkan Pasokan LPG dan Bright Gas Panipahan
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Rokan Hilir, Muhammad Fauzi, SIP., M.Si., MH melakukan dengan Pertamina Patra Niaga
PANIPAHAN – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengoptimalkan penyaluran LPG 3 kilogram dan Bright Gas untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir. Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya kebutuhan LPG yang dikeluhkan warga dalam beberapa hari terakhir.
Upaya penguatan pasokan tersebut dilakukan melalui penambahan distribusi LPG bersubsidi serta penyediaan alternatif energi non-subsidi guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Pertamina juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir untuk memantau kondisi distribusi di lapangan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Rokan Hilir, Muhammad Fauzi, SIP., M.Si., MH., mengatakan pihaknya telah menerima penjelasan langsung dari Pertamina terkait langkah penanganan yang dilakukan.
"Koordinasi telah kami lakukan dengan Pertamina Patra Niaga. Mereka berkomitmen menjaga ketersediaan LPG bagi masyarakat Panipahan melalui optimalisasi distribusi dan penambahan pasokan," ujar Fauzi, Rabu (10/6/2026).
Sebagai bentuk antisipasi terhadap lonjakan konsumsi, Pertamina menyalurkan tambahan LPG 3 kilogram atau extra dropping hingga 30 persen di atas kebutuhan normal. Kebijakan tersebut diharapkan mampu mengurangi tekanan permintaan dan menjaga ketersediaan stok di tingkat pangkalan.
Selain menambah pasokan LPG subsidi, Pertamina juga menyediakan 50 tabung Bright Gas ukuran 5,5 kilogram dengan harga khusus Rp70.000 per tabung. Harga tersebut lebih rendah dibanding harga normal yang mencapai Rp110.000 per tabung.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga ketahanan pasokan energi masyarakat.
"Masyarakat diimbau untuk membeli LPG 3 Kg di pangkalan resmi Pertamina agar memperoleh harga sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah. Apabila menemukan indikasi penyimpangan dalam penyaluran maupun harga LPG bersubsidi, masyarakat dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center 135 untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku," ujarnya.
Pertamina juga memperkuat pengawasan distribusi hingga tingkat pangkalan guna memastikan LPG bersubsidi tersalurkan kepada masyarakat yang berhak. Di saat yang sama, koordinasi dengan pemerintah daerah terus dilakukan untuk mengidentifikasi kendala yang terjadi serta mencari solusi yang tepat.
Dengan tambahan pasokan LPG 3 kilogram sebesar 30 persen dan penyediaan Bright Gas bersubsidi khusus, Pertamina berharap kebutuhan energi masyarakat Panipahan tetap terpenuhi, sekaligus mencegah terjadinya kelangkaan berkepanjangan di wilayah pesisir Kabupaten Rokan Hilir.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Disperindagsar dan Pertamina Patra Niaga