Pengakuan Pembunuh Ibu dan Anak
Niatnya Cuma Mencuri HP, karena Kepergok Terpaksa Habisi 2 Nyawa
Kapolres Kampar memberi keterangan pers
Sigapnews.co.id | Kampar - Niatnya cuma mencuri HP, tapi karena ketahuan akhirnya terpaksa membunuh 2 nyawa sekaligus. Kini pria yang beranak 3 dan sehari-hari bekerja sebagai sopir ini harus menanggung perbuatannya mendekam di penjara.
ES alias Edi (42), pelaku pembunuhan ibu dan anak di Desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kampar, banyak menunduk sepanjang acara konferensi pers yang digelar Polres Kampar, Sabtu (27/10/2018) di Gedung Serbaguna Polres Kampar. Kendati terlihat tenang, namun wajahnya menyiratkan penyesalan yang dalam telah menghabisi nyawa Diana (55) dan anaknya Putri (18) yang tak lain tetangganya sendiri, Kamis (25/10/2018) dinihari.
"Niatnya masuk ke rumah itu semula hanya mencuri HP, tapi karena kepergok, pelaku panik dan langsung memukul korbannya dengan potongan pohon rambutan," urai Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH, kepada wartawan.
Menurut Kapolres, pelaku masuk ke rumah korban melalui plafon sekira pukul 01.00 WIB, kemudian membuka pintu belakang. Kemudian dia masuk lagi setelah mengambil sebuah potongan pohon rambutan sepanjang 80 cm. Dengan potongan kayu itulah dia memukul kepala Putri 2 kali sehingga langsung tersungkur tak sadarkan diri.
Diana yang terbangun karena mendengar suara ribut, juga langsung dipukul tersangka menggunakan kayu yang sama. Setelah keduanya sekarat, kemudian pelaku mengambil HP dan laptop milik Putri. Di ruang tengah, pelaku juga menemukan kunci mobil serangkai dengan kunci gembok rantai ban mobil. Lalu dia melarikan diri menggunakan mobil jenis Toyota Innova tersebut ke arah Pekanbaru.
"Kedua korban meninggal karena kehilangan banyak darah. Dari pukul 01.30 WIB saat kejadian, baru diketahui pukul 07.30 WIB. Jadi sudah 6 jam tanpa mendapat perawatan," urai Kapolres.
Mayat ibu dan anak gadisnya yang malang ini baru ditemukan sekira pukul 07.30 WIB oleh salah satu anak korban lainnya yang tidak serumah dengan ibunya.
Pihak Kepolisian dari Polsek Tapung di Backup Reskrim Polres Kampar yang mengetahui kejadian ini, segera mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP lalu melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap pelakunya.
Titik terang kasus pembunuhan ini mulai terkuak pada sore harinya ketika pelaku dihubungi oleh saudaranya menanyakan keberadaannya. Saat itu tersangka ED mengaku kalau dialah pelaku yang menghabisi tetangganya itu.
Pelaku berhasil dibujuk untuk menyerahkan diri, lalu saudaranya menjemput pelaku yang berada di rumah teman perempuannya di wilayah Simpang Beringin.
Sore hari itu juga (Kamis 25/10/2018) pelaku menyerahkan diri kepada pihak Kepolisian melalui Polsek Tampan Kota Pekanbaru. Guna mengantisipasi reaksi negatif dari pihak keluarga korban, pelaku diamankan di Mapolda Riau, sebelum dibawa ke Mapolres Kampar di Bangkinang esoknya. (*)
Editor :Tim Sigapnews