PWI Riau dan Plt Gubri SF Hariyanto Sepakat Jaga Sinergi di Tengah Fiskal Terbatas
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto saat menerima audiensi pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau di Ruang Rapat Gubernur, Kantor Gubernur Riau, Senin (05/10/2026).
PEKANBARU – Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dan jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau memperkuat komunikasi terkait pembangunan daerah, pelayanan masyarakat hingga agenda pers nasional dalam audiensi di Kantor Gubernur Riau, Senin (5/10/2026). Pertemuan tersebut berlangsung di tengah kondisi fiskal Riau yang membuat pemerintah harus lebih selektif menyusun program dan anggaran 2027.
SF Hariyanto menegaskan keterbatasan anggaran tidak boleh menggeser prioritas pemerintah terhadap pelayanan dasar. Menurutnya, program 2027 harus disusun berdasarkan kemampuan keuangan sekaligus memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
“Kita harus menyesuaikan program 2027 dengan kondisi keuangan yang ada. Jangan kita membuat anggaran besar sementara uangnya tidak ada. Yang penting program yang kita kerjakan benar-benar menyentuh masyarakat,” katanya.
Ia memastikan sektor kesehatan, pendidikan, penanganan kemiskinan dan infrastruktur tetap menjadi perhatian. Pembiayaan kesehatan, termasuk program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), disebut sebagai kewajiban yang harus dipenuhi pemerintah.
“Pelayanan dasar ini wajib harus kita selesaikan, ini tanggung jawab kita. Kalau perlu makan tidak perlu makan, yang penting untuk biaya kesehatan ada semuanya,” ujarnya.
Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar mengapresiasi perhatian Pemprov Riau terhadap persoalan tersebut. Dalam audiensi, PWI Riau turut membahas program BPJS, wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi serta perbaikan infrastruktur jalan.
“Tadi Pak SF Hariyanto menyampaikan ada program BPJS, kemudian ada program tentang kemiskinan dan daerah-daerah miskin yang tingkat kemiskinannya tinggi juga mendapatkan perhatian. Satu lagi tentang perbaikan infrastruktur jalan, menurut saya itu juga sangat baik,” katanya.
Pertemuan juga membahas agenda PWI Riau dalam kegiatan nasional, termasuk Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Lampung. SF Hariyanto menyatakan Pemprov Riau tetap membuka dukungan, tetapi menyesuaikannya dengan kemampuan anggaran.
“Acara Porwanas nanti kita dukunglah, berapa kemampuan kita nanti kita dukung. Tetapi tidak bisa seperti dulu lagi karena kondisi keuangan kita sekarang jauh turun dan anggaran kita terbatas,” ujar SF Hariyanto.
Di sisi lain, Raja Isyam memastikan PWI Riau memahami kondisi fiskal pemerintah dan berupaya menjalankan program organisasi tanpa menambah beban daerah.
“Pak Gubernur berharap kita memahami kondisi daerah, namun juga tetap meminta kita untuk berbuat yang terbaik. Karena itu, kita akan carikan solusinya bagaimana supaya kita tidak memberatkan daerah,” ujarnya.
SF Hariyanto juga mengapresiasi PWI Riau yang kini telah bersatu. Ia menilai kondisi tersebut dapat memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan insan pers.
“Syukur alhamdulillah PWI sudah satu. Kalau sudah satu, kita senang juga berkoordinasi dan duduk bersama seperti ini, karena kita semua adalah kawan dan yang penting kita bisa menjaga komunikasi dengan baik,” katanya.
Audiensi tersebut menjadi ruang bagi Pemprov Riau dan PWI Riau untuk menyelaraskan komunikasi pembangunan sekaligus menjaga keberlangsungan agenda pers di tengah penyesuaian fiskal daerah.
Editor :Tim Sigapnews