Riau Matangkan Koordinasi Agen Perlindungan Sosial
Pemrov Riau menggelar rapat koordinasi dan pembahasan Agen Perlinsos di Ruang Rapat Gubernur Provinsi Riau.
PEKANBARU — Pemerintah Provinsi Riau menggelar rapat koordinasi dan pembahasan Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Ruang Rapat Gubernur Provinsi Riau, Senin (21/9/2026) pukul 08.00 WIB. Pertemuan tersebut dihadiri Plt Gubernur Riau S.F. Hariyanto, Kepala Dinas Kominfotik Riau Drs. H. Supriyadi, M.Si., Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau Tengku Arifin, SE., MM., serta perwakilan Kodam.
Rapat berlangsung dengan fokus pada koordinasi pelaksanaan Agen Perlinsos sebagai bagian dari penguatan perlindungan sosial di Provinsi Riau.
Sejumlah pihak terkait duduk bersama untuk membahas langkah yang diperlukan agar pelaksanaan perlindungan sosial dapat berjalan lebih terkoordinasi.
Kehadiran unsur pemerintah daerah dan perwakilan Kodam menunjukkan bahwa pembahasan tidak hanya menitikberatkan pada aspek administratif, tetapi juga membutuhkan sinergi lintas instansi.
Koordinasi tersebut menjadi bagian penting untuk menyatukan pemahaman, pembagian peran, serta mekanisme pelaksanaan di lapangan.
Dalam rapat itu, masing-masing unsur terkait memiliki peran dalam mendukung pelaksanaan perlindungan sosial. Dinas Sosial menjadi salah satu perangkat daerah yang berperan dalam substansi perlindungan sosial, sementara Dinas Kominfotik mendukung aspek komunikasi dan informasi. Perwakilan Kodam turut hadir dalam pembahasan sebagai bagian dari unsur koordinasi yang dilibatkan.
Pembahasan Agen Perlinsos diharapkan menghasilkan langkah kerja yang lebih jelas dan terarah. Dengan koordinasi sejak tahap perencanaan, pelaksanaan program perlindungan sosial diharapkan mampu menjangkau sasaran secara tepat serta mengurangi potensi kendala dalam pelaksanaannya.
Rapat tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kerja bersama antarinstansi dalam memperkuat sistem perlindungan sosial di Riau.
Sinergi pemerintah daerah dan unsur terkait menjadi kunci agar kebijakan perlindungan sosial tidak berhenti pada perencanaan, tetapi dapat diterapkan secara efektif di lapangan.
Editor :Tim Sigapnews