Ujian Terbuka Doktor Ilmu Ekonomi Ikhwanul Hakim Berlangsung Khidmat di Malang
Ujian Terbuka Ikhwanul Hakim, SE., MM, Promosi Doktor Ilmu Ekonomi Program Pascasarjana Universitas Merdeka Malang berlangsung khidmat pada Kamis (13/8/2026).
MALANG — Ujian Terbuka Promosi Doktor Ilmu Ekonomi Program Pascasarjana Universitas Merdeka Malang berlangsung khidmat pada Kamis (13/8/2026), saat Ikhwanul Hakim, SE., MM., mempertahankan disertasinya di hadapan dewan penguji dan sejumlah akademisi.
Ikhwanul mengikuti tahapan penting dalam perjalanan akademiknya dengan memaparkan hasil penelitian sekaligus menjawab pertanyaan dan masukan yang disampaikan penguji. Forum tersebut menjadi bagian akhir dari proses panjang pendidikan doktoral, mulai dari penelitian hingga penyusunan disertasi.
Sejumlah tokoh akademik turut hadir menyaksikan ujian terbuka tersebut. Di antaranya Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak., CA., Guru Besar Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, serta Dr. Edy Supriyono, SE., M.Si., Akt., CA., CGAA, Ketua Ikatan Dosen Ekonomi, Akuntansi dan Bisnis Indonesia.
Hadir pula Ketua Yayasan Pembina Pendidikan Semeru Kasno, SE., MM., dan Dr. Ratna Wijayanti Daniar Paramita, SE., MM., Rektor ITB Widya Gama Lumajang periode 2021–2025. Sejumlah dosen dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi juga mengikuti jalannya kegiatan.
Dalam ujian tersebut, Ikhwanul dituntut mempertanggungjawabkan penelitian secara ilmiah, terutama berkaitan dengan bidang Manajemen Pemasaran. Penguasaan materi, argumentasi penelitian, serta kemampuan merespons pertanyaan penguji menjadi bagian penting dari proses promosi doktor.
Ujian terbuka itu sekaligus memperlihatkan bagaimana tradisi akademik menempatkan integritas ilmiah, objektivitas, dan pengembangan pengetahuan sebagai fondasi pendidikan doktoral.
Bagi Ikhwanul, momentum tersebut menandai capaian penting setelah melewati rangkaian pendidikan dan penelitian. Promosi doktor tidak hanya menjadi pencapaian akademik, tetapi juga membuka ruang bagi kontribusi lebih luas terhadap pengembangan ilmu ekonomi dan pendidikan tinggi.
Kehadiran guru besar, pimpinan perguruan tinggi, yayasan, dosen, serta akademisi membuat ujian berlangsung dalam atmosfer ilmiah sekaligus kekeluargaan.
Editor :Tim Sigapnews