Kapolda Riau Pastikan 4 Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Rumbai Berhasil Ditangkap
Kapolda Riau, Irjen Pol Hery Heryawan
PEKANBARU – Kasus perampokan disertai pembunuhan yang mengguncang warga Jalan Kurnia, Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, akhirnya berhasil diungkap. Empat pelaku yang diduga terlibat dalam aksi brutal yang menewaskan seorang wanita paruh baya itu kini telah diamankan aparat kepolisian, Sabtu (2/5/2026).
Keberhasilan pengungkapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Hery Heryawan, usai tim gabungan Resmob Jatanras Polda Riau bersama Satreskrim Polresta Pekanbaru melakukan pengejaran lintas provinsi selama tiga hari terakhir.
Kapolda menjelaskan, para pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda setelah polisi mengembangkan sejumlah petunjuk dari tempat kejadian perkara (TKP), keterangan saksi, hingga hasil penyelidikan intensif.
“Empat pelaku sudah berhasil kami amankan. Dua orang ditangkap di Aceh Tengah dan dua lainnya kami amankan di Kota Binjai, Sumatera Utara,” tegas Hery.
Pengungkapan ini bermula dari penemuan jasad korban di dalam kamar mandi rumahnya pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, korban pertama kali ditemukan oleh suaminya yang baru pulang usai mengurus pajak kendaraan.
Saat masuk ke rumah, sang suami mendapati kondisi rumah tidak seperti biasanya. Setelah melakukan pencarian, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di kamar mandi dengan tubuh bersimbah darah.
Temuan tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Personel Polsek Rumbai bersama tim identifikasi Polresta Pekanbaru bergerak cepat melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti.
Pada malam harinya, polisi lebih dulu mengamankan salah seorang anggota keluarga korban yang ditemukan berada di halte kawasan Jalan Riau guna dimintai keterangan.
Dari hasil pengembangan, tim gabungan kemudian bergerak cepat memburu para pelaku hingga keluar Provinsi Riau. Kurang dari 72 jam, seluruh pelaku berhasil diringkus.
“Ini hasil kerja cepat dan terukur dari tim gabungan. Kami masih mendalami motif, termasuk kemungkinan adanya perencanaan maupun keterlibatan pihak lain,” tambah Kapolda.
Sementara itu, jenazah korban sebelumnya telah menjalani autopsi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Hingga kini, penyidik masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap keempat tersangka guna mengungkap motif utama di balik perampokan berdarah yang sempat menghebohkan masyarakat Kota Pekanbaru tersebut.
Editor :Tim Sigapnews