KKN Universitas Abdurrab Edukasi Siswa SMAN 2 Dumai Soal Pergaulan Stop Toleransi LGBT dan Sadar Politik
Kelompok 6 KKN Universitas Abdurrab menggelar edukasi bagi siswa SMAN 2 Dumai.
DUMAI — Kelompok 6 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Abdurrab menggelar edukasi bagi siswa SMAN 2 Dumai, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan tersebut membahas pergaulan remaja dan kesadaran politik generasi Z melalui dua materi bertajuk “Stop Toleransi LGBT” dan “Gen Z Sadar Politik”.
Kegiatan yang menjadi bagian dari program kerja KKN di Kelurahan Jaya Mukti itu diarahkan untuk membekali siswa agar mampu mengambil keputusan secara bijak, menjaga diri dalam pergaulan, serta menyikapi derasnya arus informasi di media sosial.
Pemateri dari Kelompok 6 KKN Universitas Abdurrab, Miftahul Jannah, mengatakan edukasi kepada remaja penting karena mereka berada dalam lingkungan yang penuh dengan berbagai pengaruh.
“Menurut saya, edukasi seperti ini penting untuk diberikan kepada generasi muda karena masa remaja merupakan masa ketika seseorang banyak mendapatkan pengaruh dari lingkungan sekitar maupun media sosial. Harapannya, teman-teman bisa lebih bijak dalam bergaul, mampu menjaga diri, dan bisa menentukan sikap dengan baik terhadap berbagai hal yang mereka temui,” ujar Miftahul.
Sesi berikutnya membahas “Gen Z Sadar Politik”. Siswa diajak memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, menyaring informasi politik, mengenali potensi hoaks, serta menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab.
“Di era digital seperti sekarang, generasi Z punya akses yang sangat luas terhadap informasi, termasuk informasi politik. Karena itu, kita tidak boleh menerima informasi begitu saja. Kita harus belajar berpikir kritis, mengecek kebenaran informasi, dan berani menyampaikan aspirasi dengan cara yang baik dan bertanggung jawab,” katanya.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, pengisian angket, dan tanya jawab. Siswa juga membahas contoh informasi yang mereka temui dalam keseharian.
Salah satu siswa, Farel, menilai materi mengenai media sosial cukup relevan dengan kehidupan pelajar.
“Tadi materinya menarik, terutama waktu membahas soal informasi di media sosial. Kadang kita memang langsung percaya atau ikut menyebarkan informasi yang kita lihat. Setelah dijelaskan tadi, saya jadi lebih kepikiran untuk mengecek dulu apakah informasi itu benar atau tidak,” ujar Farel.
Melalui kegiatan tersebut, Kelompok 6 KKN Universitas Abdurrab berharap edukasi tidak berhenti di ruang kelas, tetapi diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Program itu sekaligus membawa semangat “Berdaya di Jaya Mukti, Berdampak Sepenuh Hati” selama pelaksanaan KKN.
Editor :Tim Sigapnews