Pemerintah RI Intensifkan Pelaksanaan Vaksinasi Bagi Lansia
Menkes Budi Gunadi Sadikin menyampaikan keterangan pers usai Rapat Terbatas membahas Penanganan Pandemi COVID-19 dan Tindak Lanjut Program Vaksinasi, di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (26/03/2021) siang. (Foto: Humas Setkab/Agung)
Dalam keterangan persnya, Menkes juga memaparkan tentang cakupan vaksinasi nasional yang hampir mencapai 10 juta, dengan laju penyuntikan harian mendekati 50 ribu. Diharapkan laju vaksinasi berjalan seimbang dengan ketersediaan pasokan dosis vaksin di Tanah Air.
“Diharapkan di bulan Maret dan April, di mana ketersediaan vaksin adalah 15 juta per bulan, kita sudah sesuai kecepatan penyuntikannya,” ujarnya.
Mengakhir keterangan persnya, Menkes kembali mengingatkan seluruh masyarakat agar terus disiplin dari menerapkan protokol kesehatan. Orang yang sudah divaksinasi, imbuhnya, masih dimungkinkan untuk terkena virus namun efek yang ditimbulkan tidak akan parah.
“Vaksinasi bukan membuat kita kebal, tidak mungkin terkena [virus]. Masih bisa terkena, cuma karena antibodinya kita sudah baik, itu akan segera cepat sembuh dan tidak usah masuk rumah sakit, tapi masih bisa menularkan. Oleh karena itu, tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, sehingga adanya strain baru pun tidak usah kita khawatirkan,” tandas Menkes Budi Gunadi Sadikin. (FID/UN)
Sementara tingkat kesembuhan 88,8 persen, juga lebih baik dari tingkat kesembuhan global yang tercatat sebesar 80,74 persen. Untuk tingkat kematian sebesar 2,7 persen, sedikit lebih tinggi dari rata-rata dunia yang berada di angka 2,2 persen. Sumber setkab.
Read more info "Pemerintah RI Intensifkan Pelaksanaan Vaksinasi Bagi Lansia" on the next page :
Editor :Tim Sigapnews
Source : setkab