Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Program Pertanian dan Peternakan Yonif TP
Kodam XIX/Tuanku Tambusai memperkuat kesiapan satuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP)
PEKANBARU – Kodam XIX/Tuanku Tambusai memperkuat kesiapan satuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dalam menjalankan program pertanian dan peternakan melalui sosialisasi doktrin serta petunjuk teknis (juknis) TNI AD di Aula Kaharudin Nasution, Markas Kodam XIX/TT, Pekanbaru.
Kegiatan yang dilaksanakan tim sosialisasi doktrin dari Kodiklatad tersebut diikuti peserta dari seluruh Yonif TP jajaran Kodam XIX/TT.
Sosialisasi ini bertujuan menyamakan pemahaman satuan agar pelaksanaan program pertanian dan peternakan berjalan terarah, sesuai ketentuan, serta mendukung penguatan ketahanan pangan nasional.
Asisten Perencanaan Kodam XIX/TT, Kolonel Arh Antonius Andre Wira K., S.A.P., M.Si., menghadiri kegiatan tersebut mewakili Pangdam XIX/TT Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP.
Dalam sambutan Pangdam yang dibacakan Asrendam, satuan Yonif TP diminta memahami doktrin dan petunjuk teknis secara menyeluruh sebelum menjalankan program di lapangan. Pemahaman tersebut diperlukan agar kegiatan pertanian dan peternakan memiliki sasaran jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pelaksanaan program, menurut arahan tersebut, perlu ditopang perencanaan matang, pengelolaan sumber daya, pengawasan, serta evaluasi berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan tidak berhenti pada pemenuhan administrasi, tetapi mampu memberikan hasil nyata bagi satuan dan masyarakat di wilayah binaan.
Sosialisasi juga menjadi pedoman bagi setiap Yonif TP untuk menindaklanjuti materi melalui penyusunan rencana kerja, penyiapan kebutuhan, dan penerapan juknis sesuai kondisi serta sasaran program.
Kodam XIX/TT berharap penguatan pemahaman teknis ini dapat meningkatkan kemampuan satuan dalam mengelola sektor pertanian dan peternakan secara efektif dan berkelanjutan. Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Keberhasilan program nantinya akan bergantung pada konsistensi pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi di tingkat satuan. Karena itu, penerapan juknis secara tepat menjadi langkah penting agar program pertanian dan peternakan memberikan manfaat yang terukur bagi organisasi maupun masyarakat.
Editor :Tim Sigapnews