Orangutan Muda Diselamatkan dari Kebakaran Hutan Kalimantan
Novita, orangutan betina berusia sekitar empat tahun, ditemukan bertahan di atas pohon di tengah kawasan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah. Foto: BOSF/AFP
KALIMANTAN TENGAH – Seekor orangutan betina muda bernama Novita berhasil diselamatkan dari kawasan kebakaran hutan dan lahan di Katune, Kelurahan Banturung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Satwa berusia sekitar empat tahun itu ditemukan bertahan di atas pohon ketika api dan asap mengepung habitatnya pada akhir September 2026.
Penyelamatan dilakukan pada 25–26 September oleh tim gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah, Yayasan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), personel TNI, dan masyarakat. Setelah dievakuasi, Novita langsung mendapatkan pertolongan darurat sebelum dibawa ke Pusat Rehabilitasi Orangutan BOSF Nyaru Menteng untuk menjalani perawatan intensif.
Pemeriksaan awal menemukan luka bakar pada kedua telapak tangan dan kaki Novita. Tim medis juga memberikan oksigen untuk membantu mengatasi gangguan pernapasan akibat paparan asap serta cairan infus untuk menangani dehidrasi. Kondisi lukanya dilaporkan mulai membaik, tetapi pemulihan masih memerlukan pengawasan medis.
Kasus Novita bukan satu-satunya penyelamatan orangutan di tengah kebakaran. Pada awal Oktober, BKSDA Kalimantan Timur melaporkan telah menangani 39 satwa liar terdampak musim kering dan kebakaran selama Agustus–September 2026. Sebanyak 19 di antaranya merupakan orangutan Kalimantan. Penanganan mencakup evakuasi, rehabilitasi, penitipan, dan pemindahan ke lokasi yang lebih aman.
Kebakaran hutan dan lahan dapat menghancurkan sumber pakan dan tempat berlindung orangutan. Asap tebal juga berisiko mengganggu pernapasan, sementara tanah yang terbakar dapat melukai satwa yang berusaha menyelamatkan diri. Sebagai satwa yang bergantung pada hutan, orangutan menghadapi ancaman serius ketika habitatnya terbakar atau terfragmentasi.
Situasi ini terjadi ketika Indonesia menghadapi kondisi panas dan kering yang meningkatkan risiko kebakaran di sejumlah wilayah. Reuters melaporkan pada 5 Oktober bahwa kelompok lingkungan memperingatkan kebakaran gambut masih berpotensi terjadi kembali, meskipun jumlah titik panas sempat menurun.
Bagi Novita, proses penyelamatan hanyalah tahap awal. Ia masih membutuhkan perawatan dan rehabilitasi untuk memulihkan kondisi fisik serta mendukung perkembangannya. Kasus ini sekaligus menyoroti pentingnya pencegahan kebakaran, perlindungan habitat, dan respons cepat ketika satwa liar terjebak dalam bencana.
Editor :Tim Sigapnews
Source : BKSDA Kalimantan Tengah, Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), ANTARA News, Reuters, Bisnis.c