Hari Jadi Kampar ke-71 Ditengah COVID-19
Hari Jadi Kampar ke-71 Tahun Ditengah Penerapan Prokes Ketat
Ketua DPRD Kampar, Muhammad Faisal (Tengah) saat menerima tumpeng dari Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto di sela-sela rapat paripurna hari jadi Kab. Kampar ke-71 tahun, Sabtu (6/2/2021). (Foto: Sigapnews.co.id/Ist).
SIGAPNEWS.CO.ID, BANGKINANG - Dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Kampar hari ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Hari Jadi Kampar ditengah penerapan prokes sangat Ketat.
Hal itu dikatakan Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto dalam sambutannya pada sidang Paripurna Hari Jadi Kabupaten Kamparke-71 di Gedung DPRD Kabupaten Kampar, Sabtu (6/2/2021).
Bupati Kampar merasakan suasana berbeda karena untuk pertama kali perayaan Hari Jadi berlangsung dalam masa pandemi dengan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) yang sangat ketat.
"Selain itu, kita juga harus mengikuti sidang istimewa ini secara virtual," katanya.
Sebelumnya Bupati Kampar menjelaskan dewasa ini kita menghadapi masa-masa sulit dalam kehidupan ketatanegaraan sejak Maret 2020 hingga sekarang.
“Tidak seorang pun dapat memprediksi kapan wabah ini akan berakhir, COVID-19 tidak saja menelan korban meninggalnya anak-anak kita, keluarga kita, sahabat, tetangga dan masyarakat kita, Akan tetapi sekaligus mengganggu proses belajar mengajar serta melemahkan nilai-nilai sosial kemasyarakatan kita," katanya mengiba.
Dalam upaya mencegah dan menanggulangi COVID-19, Pemerintah Pusat telah menerbitkan regulasi agar Pemerintah Daerah melakukan Refocusing dan realokasi anggaran APBD Tahun 2020, serta melahirkan kebijakan transfer ke daerah dana desa (TKDD) melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 35/PMK.07/2020 yang mengakibatkan pemotongan dana bagi hasil Kabupaten Kampar di kisaran hampir Rp500 miliar serta menginstruksikan daerah-daerah agar melakukan penyesuaian APBD dalam rangka menampung kebutuhan penanganan dan pencegahan wabah itu.
Bupati Kampar juga mengajak seluruh yang hadir untuk selalu berdoa agar Corona segera berakhir.
“Di Hari Jadi yang bersejarah ini, saya sekaligus mengajak kita semua memanjatkan doa kepada Allah Swt, semoga COVID-19 segera berakhir di bumi Indonesia dan kita diberikan perlindungan sehingga diberikan sehingga terhindar dari COVID-19," ungkap Catur.(*)
Liputan: Brian.
Editor : Robinsar Siburian.
Editor :Tim Sigapnews

