DPRD Pelalawan Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-26, Tegaskan Pentingnya Sinergi
DPRD Pelalawan menggelar Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pelalawan di Gedung DPRD Pelalawan, Rabu (12/10/2023).
PELALAWAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan menggelar Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pelalawan di Gedung DPRD Pelalawan, Rabu (12/10/2023). Sidang dipimpin Ketua DPRD Baharudin SH MH dan dihadiri seluruh unsur pimpinan daerah, termasuk Bupati Pelalawan H. Zukri.
Ruang sidang utama tampak penuh sejak pagi. Para tamu undangan memenuhi kursi yang tersusun rapi: jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat, hingga tokoh pendiri Pelalawan yang hadir lengkap di antaranya mantan bupati H. Tengku Azmun Jaafar, HM Harris dan Drs. H. Zardewan MM. Sidang dibuka dengan pemaparan sejarah Pelalawan sejak resmi dimekarkan dari Kabupaten Kampar pada 12 Oktober 1999.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Pelalawan Baharudin SH MH menegaskan bahwa kemajuan Pelalawan selama 24 tahun merupakan buah kerja kolektif. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan tidak lepas dari sinergi pemerintah, DPRD, dan masyarakat.
“Keberhasilan ini bukan semata-mata peran aparatur pemerintah saja, tetapi juga dukungan legislatif dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keharmonisan dan kerja sama yang telah terbangun harus terus dipertahankan. “Mari kita bersama-sama bertekad dari hati kecil memberikan yang terbaik untuk keberlanjutan pembangunan,” tegasnya.
Baharudin juga mengajak generasi muda menjadikan sejarah sebagai ruang belajar dan refleksi. “Setiap tahun kita memperingati hari jadi ini bukan seremonial belaka, tetapi momentum evaluasi, introspeksi, dan edukasi,” katanya.
Ia menyinggung capaian DPRD yang selama 24 tahun telah membahas dan mengesahkan 321 Perda sebagai dasar penyelenggaraan pemerintahan daerah. Menurutnya, koridor hukum itu menjadi fondasi penting untuk memastikan pembangunan tetap pada jalur visi daerah.

Bupati Pelalawan H. Zukri dalam sambutannya menekankan rasa syukur atas perjalanan Pelalawan. Ia menyebutkan bahwa berbagai kemajuan strategis telah dirasakan masyarakat.
“Mari rayakan hari jadi ini dengan penuh syukur. Semoga Pelalawan semakin maju dan menawan,” ujar Zukri.
Dalam paparannya, Zukri menyampaikan data capaian utama:
Pertumbuhan ekonomi meningkat dari 2,24% (2020) menjadi 4,39% di 2023.
Pengangguran turun menjadi 2,7%, salah satu yang terendah di Riau.
IPM naik dari 72,08 menjadi 72,93 poin, mendekati angka nasional.
Kemiskinan turun signifikan dari 9,63% (2021) menjadi 8,97% (2022).
Kemiskinan ekstrem anjlok dari 6.651 KK menjadi 445 KK (2023).
Zukri juga menyoroti layanan publik yang terus berkembang. Hampir seluruh rumah tangga, 99,5%, telah dialiri listrik. Pelayanan administrasi kependudukan keliling kini menjangkau desa-desa tanpa harus ke kantor Disdukcapil. Di bidang kesehatan, 98,5% penduduk telah tercakup jaminan kesehatan yang bisa diakses hanya dengan KTP Pelalawan.
Tidak hanya itu, infrastruktur pendidikan juga meningkat. Tahun 2023 tercatat 1.033 guru honorer diangkat menjadi PPPK. Untuk sektor kesehatan, dokter spesialis mulai diterjunkan ke desa-desa.
Penurunan stunting pun signifikan, dari 21,1% tahun 2022 menjadi 11,2% pada 2023.
Pada sektor infrastruktur, Pemkab membangun 58,2 km jalan aspal serta 15,22 km semenisasi sejak 2021–2023. Rekonstruksi Jalan Lintas Bono sepanjang 16,69 km hampir rampung, menyisakan 6 km lagi yang ditargetkan selesai demi mengoptimalkan akses wisata Bono.
Di Kuala Kampar, pemerintah mempercepat pembangunan jalan lingkar Mendol. Tahun ini 4 km sudah dikerjakan, dan 10 km direncanakan masuk agenda pembangunan tahun depan.
Untuk Pangkalan Kerinci, Zukri menegaskan upaya serius penanganan banjir melalui pembangunan drainase primer. Ruang kota juga ditata lewat pembangunan Tugu Bono, taman kota, hingga pemugaran lapangan bola melalui CSR PT RAPP. Saat ini telah terpasang 3.492 sambungan jaringan gas rumah tangga untuk warga kota.
Sidang Paripurna ditutup dengan ajakan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. “Terus jaga kebersamaan untuk mewujudkan Pelalawan menawan,” ujar Baharudin.
Perjalanan 24 tahun Pelalawan disebut baru permulaan. Pemerintah dan DPRD sepakat mempercepat transformasi Pelalawan agar lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.(Parlementaria DPRD Pelalawan)
Editor :Tim Sigapnews