Rapit Tes Penyelenggara Pemilu 2020 Kecamatan Bonai Darussalam Berjalan Lancar
Bonai Darussalam- Sembelum di laksanakan pemilihan bupati dan wakil bupati Rokan Hulu (Rohul) tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rokan Hulu melakukan rapid test kepada penyelenggara pemilu di kecamatan Bonai Darussalam Rabu Pagi (08/07/2020) di Kantor Camat Bonai Darussalam.
Rapid Test dilakukan langsung oleh RSUD Kabupaten Rokan Hulu yang di wakili 4 tim medis berjalan lancar.
Komisioner KPU Kabupaten Rokan Hulu Divisi SDM dan Sosdiklih Parmas, Cepi Abdul Husen,S.Pd.MM mengatakan Rapid test menjadi syarat mutlak bagi penyelenggara pemilihan bupati dan wakil bupati Rokan Hulu tahun 2020.
“Sesuai dengan penegasan dari KPU RI tanggal 06 Juli 2020 dengan nomor: 540/PP.04.2-SD/01/KPU/VII/2020 Tentang Penegasan Surat Dinas KPU Nomor : 487/PP.04-2-SD/01/KPU/VI/2020, perihal pencabutan Surat KPU Nomor:485/PP.04.02-SD/01/KPU/VI/2020 dan Arahan Pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dalam pemilihan serentak tahun 2020, jika ada penyelenggara tidak mau mengikuti rapid test ini maka silahkan buat surat pernyataan mengundurkan diri dengan tanda tangan bermaterai 6000â€. Ucap nya.
Sementara Camat Bonai Darussalam Setyono, menyebutkan, yang ikut raput test ini terdiri dari sekretariat PPK, PPS, dan PPDP dengan jumlah 101 orang dari 7 desa di kecamatan Bonai Darussalam.
"Iya mudah-mudahan dengan kegiatan rapot test ini semua petugas penyelenggara pemilu bupati dan wakil bupati kabupaten Rokan Hulu sehat dan sukses nantinya menyelenggarakan pemilihan.
Kemudian hasil dari pada rapit tes ini tentu menunggu pengumuman dari pihak RSUD apakah bebas dari Corona dan bisa di katakan sehat atau tidak, istilah sekarang ODP, atau tidak, karena saat ini musim Corana, hasil ini juga nanti di laporkan ke KPU untuk proses selanjutnya kita tunggu aja hasilnya," ucap Setyono".( Alfa).
Editor :Tim Sigapnews