Empat Tiang Jembatan Pedamaran II Patah, Warga Desak Pemkab Bertindak
Photo kondisi tiang bawah jembatan Pedamaran II
BAGANSIAPIAPI – Kondisi Jembatan Pedamaran II yang menghubungkan Bagansiapiapi dengan sejumlah kecamatan pesisir di Kabupaten Rokan Hilir kian memprihatinkan.
Empat tiang penyangga bagian bawah jembatan dilaporkan patah dan mengalami keropos akibat terjangan arus pasang Sungai Rokan dalam beberapa hari terakhir. Kerusakan tersebut memicu kekhawatiran warga yang setiap hari melintasi jalur vital tersebut.
Pantauan warga pada Rabu (3/6/2026), sejumlah bagian penyangga di bawah konstruksi jembatan terlihat rusak. Hantaman gelombang pasang atau bono Sungai Rokan diduga mengikis tanah di tepi sungai hingga menyebabkan abrasi dan menggerus fondasi penyangga jembatan.
Tak hanya itu, kondisi jembatan semakin mengkhawatirkan setelah sejumlah baut dan besi pagar pengaman dilaporkan hilang. Warga menduga bagian-bagian tersebut dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Kerusakan itu membuat pengguna jalan merasa tidak nyaman, bahkan khawatir saat melintas maupun saat berada di atas jembatan untuk menikmati pemandangan Sungai Rokan.
Suminto (46), warga Kecamatan Pekaitan yang ditemui saat melintas di lokasi, meminta pemerintah segera mengambil langkah perbaikan sebelum kerusakan semakin meluas.
"Kalau dibiarkan, kami yakin tiang-tiang lain akan menyusul patah. Kami meminta segera diperbaiki, jangan sampai jembatan ini amblas dan menimbulkan korban," ujarnya.
Menurut warga, Jembatan Pedamaran I dan Pedamaran II merupakan akses utama transportasi darat yang menghubungkan Bagansiapiapi dengan Kecamatan Pekaitan, Kubu, Kubu Babussalam, Bangko Pusako, hingga Rimba Melintang. Jalur ini juga menjadi urat nadi distribusi hasil pertanian dan perkebunan dari wilayah pesisir yang dikenal sebagai sentra produksi palawija di Rokan Hilir.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) segera melakukan inspeksi dan perbaikan darurat. Mereka juga meminta pemerintah daerah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau untuk mengupayakan anggaran rehabilitasi jembatan.
"Sebagai masyarakat, kami meminta Pemkab Rohil dan Dinas PUTR membuka mata dan telinga. Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat pesisir dan harus segera diperbaiki," kata seorang warga lainnya.
Jembatan Pedamaran I dan II selama ini dikenal sebagai salah satu ikon pembangunan Kabupaten Rokan Hilir. Kehadirannya membuka akses transportasi darat ke wilayah pesisir yang sebelumnya sangat bergantung pada jalur sungai menggunakan sampan dan perahu motor.
Infrastruktur tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mengurangi keterisolasian sejumlah daerah.
Kini, masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan agar kerusakan tidak berkembang menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan dan kelancaran aktivitas ekonomi di kawasan pesisir Rokan Hilir.
Editor :Tim Sigapnews