Hadirkan Tokoh Lintas Agama dan DPR RI
KOPRI PKC PMII Riau Gelar Visionary Talks Gaungkan Moderasi Beragama dan Empat Pilar Kebangsaan
Ketua Umum KOPRI PB PMII Wulansari Aliyatus Sholikah
PEKANBARU – Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (KOPRI) PKC PMII Riau menggelar diskusi publik bertajuk Visionary Talks Moderasi Beragama di Gedung Dharma Wanita, Kota Pekanbaru, baru-baru ini.
Kegiatan yang menghadirkan tokoh lintas agama serta anggota DPR RI ini menegaskan pentingnya toleransi, persatuan, dan peran perempuan dalam menjaga harmoni di tengah masyarakat majemuk.
Forum dialog tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang agama dan organisasi. Di antaranya Ketua Umum KOPRI PB PMII Wulansari Aliyatus Sholikah, Penyuluh Agama Kristen Meri Krisna Dewi Sitepu, Pembimas Agama Katolik Veronika Sigalingging, perwakilan Pemuda Buddhayana Provinsi Riau Nery Nestary, serta Ening Nitikesari dari Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi Riau.
Diskusi ini juga menghadirkan anggota DPR RI Iyet Bustami yang memberikan materi tentang Empat Pilar Kebangsaan kepada generasi muda, khususnya Gen Z.
Dalam pemaparannya, Iyet Bustami menekankan pentingnya memahami nilai-nilai dasar kebangsaan sebagai fondasi menjaga keutuhan bangsa.
“Empat Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus dipahami oleh generasi muda. Nilai-nilai ini menjadi pondasi utama menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman,” ujar Iyet di hadapan peserta diskusi.
Ketua KOPRI PKC PMII Riau Utari Nelviandi menjelaskan kegiatan ini digelar untuk membuka ruang dialog yang inklusif bagi generasi muda dalam memahami moderasi beragama.
“Melalui Visionary Talks ini kami ingin membangun ruang diskusi lintas agama agar generasi muda memahami pentingnya moderasi beragama serta mampu menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman,” kata Utari.
Ia menambahkan, KOPRI juga mendukung berbagai program yang bertujuan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Riau, termasuk program yang dijalankan aparat kepolisian.
“KOPRI mendukung Polda Riau menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, terutama selama bulan Ramadan. Kami juga mendukung program Green Policing sebagai upaya bersama menjaga lingkungan dan keamanan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum KOPRI PB PMII Wulansari Aliyatus Sholikah yang membuka kegiatan menegaskan bahwa perempuan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan meningkatkan kapasitas diri.
“Perempuan hari ini harus berdigdaya, mengikuti perkembangan zaman, dan terus meningkatkan kemampuan. Dengan begitu perempuan bisa memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa,” ungkapnya.
Editor :Tim Sigapnews