Danlanud Rsn Tegaskan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana dan Nataru 2026
Danlanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Abdul Haris, M.M.Pol., M.M.O.A.S., menghadiri rakor Tindak Lanjut Arahan Presiden RI terkait mitigasi bencana hidrometeorologi, pengendalian inflasi daerah, serta kesiapan menghadapi HBKN Natal dan Tahun Baru 202
PEKANBARU - Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Abdul Haris, M.M.Pol., M.M.O.A.S., menghadiri Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Arahan Presiden RI terkait mitigasi bencana hidrometeorologi, pengendalian inflasi daerah, serta kesiapan menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru 2026.
Rakor digelar di Balai Serindit, Aula Gubernuran Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, pada Senin (8/12/2025), dan diikuti seluruh jajaran Forkopimda Riau, pemerintah kabupaten/kota, serta sejumlah instansi strategis.
Dalam arahannya, Plt. Gubernur Riau Ir. S. F. Hariyanto, M.T., menegaskan pentingnya kesiapsiagaan lintas sektor menghadapi cuaca ekstrem, banjir, dan gangguan iklim lainnya.
“Di Riau terdapat 93 kecamatan dan 170 desa yang masuk kategori rawan. Presiden menginstruksikan agar seluruh daerah memperkuat koordinasi, eksekusi cepat, dan penanganan darurat yang terukur,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh unsur pemerintah dan masyarakat menggelar doa bersama serta sholat gaib sebagai wujud solidaritas atas musibah di berbagai wilayah.
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, menekankan pentingnya kolaborasi TNI–Polri dalam mitigasi dan respons bencana, apalagi menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru yang meningkatkan mobilitas masyarakat.
Sementara itu, Kepala BMKG Riau Irwansyah, memaparkan bahwa Riau memasuki puncak musim hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang. Ia meminta semua pihak memperkuat posko siaga bencana di daerah masing-masing.
Dari sisi keamanan dan stabilitas pangan, Polda Riau menyampaikan kesiapan dukungan mitigasi bencana serta pengendalian inflasi melalui strategi 4K dan koordinasi erat dengan TPID.
Kejati Riau melalui Asdatun menegaskan pendampingan hukum untuk memastikan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dan program pengendalian inflasi berjalan sesuai aturan.
Pemerintah Kota Pekanbaru turut melaporkan langkah konkret seperti normalisasi Sungai Siak dan perbaikan drainase sebagai upaya menekan risiko banjir.
Di sisi pertahanan udara, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris menyatakan kesiapan penuh TNI AU dalam mendukung mitigasi dan respons bencana.
“Lanud Roesmin Nurjadin selalu siap memberikan dukungan maksimal, baik untuk penanggulangan bencana maupun operasi kemanusiaan lainnya. Kolaborasi kuat antarinstansi adalah kunci menjaga keselamatan masyarakat dan memastikan stabilitas daerah,” tegasnya.
Rakor ini menjadi momentum konsolidasi awal seluruh pemangku kepentingan menjelang puncak musim hujan dan libur Nataru 2026, dengan menekankan sinergi komprehensif demi menjaga keselamatan warga serta stabilitas ekonomi daerah.
Editor :Tim Sigapnews