Subuh Bersama di Pekanbaru, Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Silaturahmi
Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan, S.E., M.M., bersama prajurit TNI AD, personel Brimob, anggota Polda Riau dan masyarakat sholat subuh bersama.
PEKANBARU — Saat sebagian warga masih terlelap, Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan, S.E., M.M., bersama prajurit TNI AD, personel Brimob, anggota Polda Riau dan masyarakat sudah berada di Masjid Wahdatul Ummah, Jalan Kamboja, Kelurahan Bina Widya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 04.45 WIB.
Mereka mengikuti Giat Sholat Subuh Berjamaah (GSSB) yang berlangsung khidmat. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga mempertemukan unsur TNI, Polri dan masyarakat dalam suasana yang lebih dekat.
Seusai sholat, Kasdam XIX/Tuanku Tambusai bersama personel melanjutkan kegiatan dengan bersilaturahmi bersama jamaah. Dialog berlangsung santai dan hangat, membuka ruang komunikasi antara aparat dan masyarakat tanpa sekat.
Brigjen TNI Rudi Hermawan mengatakan kegiatan keagamaan seperti GSSB memiliki nilai penting dalam membangun hubungan sosial sekaligus memperkuat kebersamaan.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat memperkuat keimanan sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara TNI, Polri dan masyarakat,” ujar Rudi.
Kehadiran personel TNI dan Polri dalam kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan sinergi dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Pendekatan melalui kegiatan keagamaan dinilai menjadi salah satu cara untuk menciptakan komunikasi yang lebih humanis.
Bagi masyarakat, pertemuan selepas Subuh itu memberikan ruang untuk berinteraksi langsung dengan jajaran aparat. Aspirasi dan kondisi sosial masyarakat pun dapat dibicarakan dalam suasana informal.
Kegiatan tersebut berlangsung di tengah momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat persatuan yang menjadi bagian dari nilai kemerdekaan turut tercermin melalui kebersamaan TNI, Polri dan warga dalam satu saf.
GSSB di Masjid Wahdatul Ummah kemudian ditutup dalam keadaan aman, tertib dan lancar. Dari waktu Subuh, pesan persatuan kembali ditegaskan: kedekatan dengan masyarakat dapat dibangun melalui ibadah, komunikasi dan silaturahmi yang dilakukan bersama.
Editor :Tim Sigapnews