PT SPM Tanam 58.100 Bibit Pulihkan Kawasan Konservasi Pascakebakaran
PT Sakato Pratama Makmur (SPM) memulai rehabilitasi kawasan konservasi yang terdampak kebakaran dengan menanam 58.100 bibit pohon di Dusun Air Raja
BENGKALIS – PT Sakato Pratama Makmur (SPM) memulai rehabilitasi kawasan konservasi yang terdampak kebakaran dengan menanam 58.100 bibit pohon di Dusun Air Raja, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Kamis (30/6/2026).
Program ini menjadi langkah awal perusahaan memulihkan ekosistem sekaligus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan konservasi.

Kegiatan penanaman dihadiri Direktur PT SPM Bagyo Raharjo, perwakilan Pemerintah Kecamatan Bandar Laksamana Muhammad Faizal, S.Sos., M.Si., Kapolsek Bukit Batu Kompol Ali Imran, S.H., perwakilan Koramil, KPH Bengkalis, Polisi Kehutanan, perangkat desa, tokoh masyarakat, relawan, mahasiswa, serta jajaran manajemen dan karyawan perusahaan.
Ribuan bibit yang ditanam terdiri dari berbagai jenis tanaman hutan, seperti meranti, jelutung, geronggang, pulai rawa, tampui, balam, pasir-pasir, kelat, dan kelumpang. Seluruh jenis tanaman dipilih karena dinilai sesuai dengan karakteristik lahan gambut dan hutan dataran rendah di Bengkalis serta memiliki nilai ekologis tinggi.
Direktur PT SPM, Bagyo Raharjo, mengatakan rehabilitasi kawasan tidak berhenti pada kegiatan penanaman. Perusahaan juga menyiapkan program pemeliharaan, penyulaman, pemantauan pertumbuhan tanaman, pengendalian gulma, hingga penguatan sistem pencegahan karhutla melalui pembentukan posko bersama masyarakat.
"Hari ini bukan sekadar kegiatan penanaman pohon. Ini adalah wujud nyata komitmen PT Sakato Pratama Makmur untuk memulihkan ekosistem yang terdampak kebakaran sekaligus menjadi investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan generasi mendatang," ujar Bagyo.
Ia menambahkan seluruh bibit akan dipantau secara berkala hingga tumbuh menjadi tegakan hutan yang sehat.
"Kami berkomitmen memastikan seluruh bibit yang ditanam memperoleh pemeliharaan berkelanjutan. Kami juga akan memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan melalui posko-posko pengamanan kawasan agar ancaman kebakaran dapat ditekan," katanya.
Pemerintah Kecamatan Bandar Laksamana turut mengapresiasi langkah perusahaan. Perwakilan pemerintah kecamatan, Muhammad Faizal, menilai rehabilitasi tersebut menjadi bagian penting dalam mengembalikan fungsi ekologis hutan.
"Pemerintah Kecamatan Bandar Laksamana memberikan penghargaan kepada PT Sakato Pratama Makmur atas komitmennya terhadap pelestarian lingkungan. Langkah ini sangat strategis untuk mendukung pengendalian perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan," ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Kapolsek Bukit Batu, Kompol Ali Imran. Menurutnya, keberhasilan rehabilitasi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar kawasan yang telah dipulihkan tidak kembali terbakar.
"Kami mengapresiasi inisiatif PT Sakato Pratama Makmur. Mari bersama-sama menjaga kawasan ini agar tetap lestari. Kepolisian akan terus mendukung melalui patroli dan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan," tegasnya.
Selain fokus pada pemulihan vegetasi, PT SPM melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, relawan, mahasiswa, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) dalam proses rehabilitasi. Pelibatan masyarakat diharapkan mampu memperkuat rasa memiliki terhadap kawasan konservasi sekaligus meningkatkan efektivitas pencegahan karhutla.
Melalui program ini, PT SPM menargetkan kawasan konservasi yang sempat terdampak kebakaran dapat kembali berfungsi sebagai habitat flora dan fauna, meningkatkan daya serap karbon, memperbaiki tata air kawasan, serta mendukung target pembangunan rendah karbon dan pelestarian lingkungan di Kabupaten Bengkalis maupun tingkat nasional.
Editor :Tim Sigapnews