Kodam XIX Evaluasi Progjagar 2026, Perkuat Akuntabilitas dan Serapan Anggaran
Kodam XIX/Tuanku Tambusai menggelar Rapat Evaluasi Program Kerja dan Anggaran (Progjagar) Semester I Tahun Anggaran 2026 di Aula Kaharudin Makodam XIX/Tuanku Tambusai, Kamis (23/7/2026).
PEKANBARU – Kodam XIX/Tuanku Tambusai menggelar Rapat Evaluasi Program Kerja dan Anggaran (Progjagar) Semester I Tahun Anggaran 2026 di Aula Kaharudin Makodam XIX/Tuanku Tambusai, Kamis (23/7/2026). Evaluasi tersebut menjadi langkah strategis untuk mengukur capaian program sekaligus memperkuat efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas pengelolaan anggaran pada semester berikutnya.

Rapat dipimpin Asisten Perencanaan (Asrendam) Kodam XIX/Tuanku Tambusai Kolonel Arh Andre Wira K., S.AP., M.Si. dan diikuti Irutum Itdam XIX/Tuanku Tambusai, Kasiren Korem 031/Wira Bima, Kasiren Korem 033/Wira Pratama melalui video conference, para Pabandya Staf Umum Kodam XIX, serta pejabat perencanaan dari seluruh satuan jajaran.
Selama rapat berlangsung, peserta mengevaluasi realisasi program dan anggaran Semester I melalui paparan dari Inspektorat, bidang Perencanaan, Intelijen, Operasi, Personel, hingga Teritorial. Selain itu, jajaran juga mengikuti bimbingan teknis penerapan E-Katalog Versi 6 sebagai bagian dari penguatan sistem pengadaan barang dan jasa yang lebih transparan, efektif, dan akuntabel.
Dalam arahannya, Kolonel Andre Wira menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran tidak hanya diukur dari tingginya serapan anggaran, tetapi juga kualitas perencanaan, ketepatan pelaksanaan kegiatan, tertib administrasi, serta akuntabilitas pertanggungjawaban.
"Keberhasilan Program Kerja dan Anggaran tidak hanya diukur dari tingkat penyerapan anggaran, tetapi juga dari kualitas perencanaan, ketepatan pelaksanaan, tertib administrasi, serta akuntabilitas pertanggungjawaban," tegas Asrendam.
Ia meminta seluruh satuan kerja menyelesaikan dokumen perencanaan tepat waktu, mengoptimalkan penyerapan anggaran sesuai target, serta meminimalkan deviasi maupun keterlambatan pelaksanaan program.
Asrendam juga menekankan pentingnya memperkuat pengawasan internal pada setiap tahapan kegiatan. Pengadaan barang dan jasa diarahkan menggunakan E-Katalog Versi 6 dan Tanda Tangan Elektronik (TTE) tersertifikasi, disertai peningkatan kualitas pelaporan administrasi serta percepatan penyelesaian program prioritas, termasuk pembangunan satuan dan implementasi Zona Integritas.
"Setiap Komandan Satuan Kerja bertanggung jawab penuh terhadap keberhasilan perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban program di satuannya masing-masing," ujarnya.
Melalui evaluasi ini, Kodam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan tata kelola program kerja dan pengelolaan anggaran secara profesional, transparan, dan akuntabel guna mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas pokok TNI AD di wilayah Kodam XIX/Tuanku Tambusai.
Editor :Tim Sigapnews