Babinsa Dorong Lonjakan Produksi Cabai di Desa Kute Robel Aceh Tengah
Upaya peningkatan produksi cabai kembali digencarkan Babinsa Koramil 05/Linge saat Kopda Pasdi Pitra turun langsung bertemu para petani di Desa Kute Robel, Kecamatan Linge.
ACEH TENGAH - Upaya peningkatan produksi cabai kembali digencarkan Babinsa Koramil 05/Linge saat Kopda Pasdi Pitra turun langsung bertemu para petani di Desa Kute Robel, Kecamatan Linge, Aceh Tengah, pada Selasa (18/11/2025).
Dalam komunikasi sosial (Komsos) yang berlangsung di area perkebunan warga, ia menegaskan bahwa ketahanan pangan desa hanya dapat dicapai jika komoditas penting seperti cabai mampu dipenuhi dari hasil lokal.
Pertemuan itu berjalan dinamis. Para petani memperlihatkan perkembangan tanaman cabai yang sedang memasuki masa berbuah, sementara Babinsa mengamati satu per satu bedengan dan berdiskusi mengenai pola perawatan. Situasi ini menggambarkan bagaimana aparat kewilayahan terus menguatkan peran pendampingan di sektor pertanian.
Kopda Pasdi Pitra menilai cabai sebagai komoditas strategis yang kerap memicu gejolak harga. Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga ketersediaan produksi desa agar masyarakat tidak perlu bergantung pada pasokan dari luar daerah.
“Kalau produksi cabai di Kute Robel stabil, kita tidak perlu lagi ambil dari luar. Ketahanan pangan itu dimulai dari desa, dan itu butuh kerja sama kita semua,” ujar Pasdi kepada para petani.
Selain menyoroti ketersediaan komoditas, Pasdi juga memberikan motivasi agar petani tidak ragu meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Ia menegaskan bahwa peningkatan hasil hanya mungkin dicapai jika teknik budidaya terus diperbaiki, mulai dari pemilihan bibit, pengendalian hama, hingga manajemen irigasi.
“Bapak-bapak harus terus semangat. Pertanian cabai ini punya peluang besar. Kalau hasilnya meningkat, ekonomi keluarga ikut naik,” ujarnya menambahkan.
Para petani tampak antusias mendengarkan arahan tersebut. Mereka mengaku pendampingan seperti ini memberi dorongan moral sekaligus membuka ruang konsultasi teknis yang selama ini sulit diakses. Beberapa petani bahkan menunjukkan tanaman yang terdampak hama untuk mendapat masukan langsung dari Babinsa.
Kegiatan Komsos ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TNI AD dalam memperkuat sektor pangan nasional melalui pendekatan langsung ke masyarakat. Dengan lahan cabai yang terus berkembang di Kute Robel, pendampingan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan panen dalam beberapa bulan ke depan.
Jika produksi cabai desa meningkat stabil, Kute Robel berpeluang menjadi salah satu sentra holtikultura di wilayah Linge, sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.Rahmat Ramadhan
Editor :Tim Sigapnews