Deninteldam XIX/TT Temukan 69,2 Ton Pupuk di Kampar
Personel Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) XIX/Tuanku Tambusai menemukan 1.389 sak pupuk dengan berat total 69.275 kilogram atau sekitar 69,2 ton di sebuah lokasi
KAMPAR — Personel Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) XIX/Tuanku Tambusai menemukan 1.389 sak pupuk dengan berat total 69.275 kilogram atau sekitar 69,2 ton di sebuah lokasi yang diduga menjadi tempat penimbunan di Desa SP 2 Kijang Makmur, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Jumat, 2 Oktober 2026.
Temuan tersebut merupakan hasil pengembangan setelah personel Deninteldam XIX/TT memeriksa sebuah truk bermuatan pupuk di kawasan Simpang Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.
Pemeriksaan terhadap Mitsubishi Canter HDL bernomor polisi BM 8005 SQ itu dilakukan sekitar pukul 00.25 WIB. Dari dalam truk, personel menemukan 129 sak pupuk dengan berat sekitar 6,5 ton.
Petugas juga menemukan ketidaksesuaian pada dokumen atau surat jalan yang dibawa pengemudi. Temuan tersebut mendorong personel mendalami asal dan tujuan muatan pupuk.
Dari keterangan pengemudi dan pembantu pengemudi, pengembangan kemudian mengarah ke wilayah Kampar. Sekitar pukul 17.30 WIB, personel tiba di Desa SP 2 Kijang Makmur dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta unsur keamanan setempat.
Pada malam hari, personel menemukan aktivitas pemuatan pupuk ke sejumlah kendaraan. Pendataan awal mencatat enam kendaraan dengan kapasitas sekitar 10,5 ton per unit.
Pengembangan berikutnya mengarah ke lokasi yang diduga digunakan untuk menyimpan pupuk. Di tempat itu ditemukan 1.389 sak dengan total berat 69.275 kilogram.
Dugaan pupuk tersebut merupakan pupuk oplosan masih dalam tahap pemeriksaan. Aparat berwenang perlu memastikan jenis, kandungan, asal-usul, legalitas distribusi, serta ada atau tidaknya pelanggaran hukum.
Dalam proses penanganan, Deninteldam XIX/TT berkoordinasi dengan kepolisian dan pemerintah setempat. Barang bukti kemudian diserahkan kepada Ditreskrimsus Polda Riau untuk pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Temuan 69,275 ton di Kampar merupakan hasil pengembangan tersendiri dan tidak dijumlahkan dengan 129 sak atau sekitar 6,5 ton yang sebelumnya diamankan dari truk di Siak.
Deninteldam XIX/TT masih melakukan pendalaman untuk mengungkap rangkaian distribusi pupuk tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Editor :Tim Sigapnews