Siapkan Generasi Qur’ani
Pesantren Latha’iful Minan Targetkan Hafidz 30 Juz dalam Tiga Tahun
Foto bersama ustadz, pimpinan pondok pesantren, santri dan tamu lainnya dalam rangka silaturahmi menyambut idul adha 1447 H.
KAMPAR – Pondok Pesantren Latha’iful Minan yang berlokasi di Jalan Kabupaten, Desa Kualu, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, terus menunjukkan komitmennya mencetak generasi Qurani yang berilmu dan berakhlak mulia.
Meski baru aktif sejak Januari 2026, pesantren di bawah naungan Yayasan Daarul Mukhlasin Ummahatul Mukminin itu kini telah membina 25 santri dengan program unggulan tahfidz Al-Qur’an.
Di lingkungan pesantren yang berdiri di atas lahan wakaf seluas seperempat hektare tersebut, aktivitas belajar mengajar berlangsung setiap hari. Para santri tampak fokus menghafal Al-Qur’an sekaligus mempelajari kitab kuning sebagai bekal memperdalam ilmu agama.
Ketua Yayasan Daarul Mukhlasin Ummahatul Mukminin, Ustadz Annas Sanjaya, menjelaskan bahwa pesantren dibangun dari lahan wakaf yang diberikan oleh H. Beny dan telah resmi dihibahkan atas nama yayasan.
Saat ini terdapat 25 santri yang menempuh pendidikan di pesantren tersebut, terdiri dari 10 santri putra yang tinggal di asrama serta 15 santri putri, dengan lima santri menetap dan sisanya mengikuti sistem pulang-pergi.
Pimpinan Pondok Pesantren Latha’iful Minan, Ustadz Amir Husin, mengatakan program utama yang dikembangkan adalah Tahfidz Al-Qur’an dengan target hafalan 30 juz dalam kurun waktu tiga tahun.
"Santri yang berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz berpeluang mendapatkan beasiswa kuliah ke Timur Tengah," ujar Ustadz Amir Husin.
Selain fokus pada hafalan Al-Qur’an, para santri juga mendapatkan pembelajaran kitab kuning selama tiga tahun guna memperkuat pemahaman keislaman dan membentuk karakter yang berlandaskan akhlakul karimah.
Pesantren ini juga membuka akses pendidikan gratis bagi anak yatim dan menyediakan program beasiswa bagi santri berprestasi yang mampu meraih peringkat terbaik di kelasnya. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya yayasan menghadirkan pendidikan Islam yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat.
Menurut Ustadz Annas Sanjaya, visi besar pesantren adalah melahirkan generasi yang mampu bersaing di era global tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.
"Semoga ilmu dan hafalan yang dimiliki para santri dapat memberikan manfaat bagi umat, menjadi penerang di tengah masyarakat, serta menyebarkan kebaikan dan keberkahan di mana pun mereka berada," katanya.
Untuk mendukung pengembangan pesantren, Yayasan Al Furqon Amanah Umat saat ini juga terus membangun sarana dan prasarana, termasuk asrama, rumah ustaz, sumur bor, serta fasilitas pendidikan lainnya melalui Program Sedekah Jariyah yang melibatkan partisipasi masyarakat.
Dengan target mencetak hafidz 30 juz dan membuka peluang beasiswa ke Timur Tengah, Pondok Pesantren Latha’iful Minan berharap dapat menjadi salah satu pusat pendidikan Islam unggulan di Riau sekaligus melahirkan generasi Qurani yang siap berkontribusi bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan donasi melalui rekening resmi yayasan sebagai bentuk amal jariyah yang manfaatnya terus mengalir bagi generasi penerus bangsa dan umat.
???? Rekening Donasi Resmi:
BSI (451)
7267-099-345
a.n. YAYASAN AL FURQON AMANAH UMMAT
BRI
7408-01-01-0140-53-0
a.n. Yayasan Daarul Mukhlasin Ummahatul Mukminin
Editor :Tim Sigapnews