SMAN Babakancikao Buka Jalan Siswa Menuju Dunia Industri
Suasana berbeda terlihat di SMAN Babakancikao, Selasa (19/5/2026). Ratusan siswa tampak antusias mengikuti kegiatan Talkshow Ruang Inspirasi dan Ecofest.
PURWAKARTA – Suasana berbeda terlihat di SMAN Babakancikao, Selasa (19/5/2026). Ratusan siswa tampak antusias mengikuti kegiatan Talkshow Ruang Inspirasi dan Ecofest yang digelar di lingkungan sekolah di Desa Hegarmanah, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta.
Kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber dari dunia industri dan pelaku usaha, yakni perwakilan PT Indobarat Rayon, PT Aktara, serta Ketua Masyarakat Bisnis Kreatif.
Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya sekolah membuka wawasan siswa terhadap dunia kerja, industri kreatif, dan peluang usaha di masa depan.
Kepala sekolah, Tomy Gunawan, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dengan perkembangan industri yang terus berubah.
“Kami ingin siswa tidak hanya siap secara akademik, tapi juga memahami keterampilan apa yang dibutuhkan industri. Lewat talkshow dan Ecofest ini, mereka bisa langsung berinteraksi dengan pelaku usaha,” ujar Tomy Gunawan saat membuka kegiatan.
Menurutnya, keterlibatan orang tua juga menjadi faktor penting dalam membangun kesiapan generasi muda menghadapi dunia kerja dan persaingan global.
“Kami juga ingin membangun sinergi bersama orang tua agar siswa mendapat dukungan penuh dalam menentukan masa depan mereka,” tambahnya.
Dalam sesi talkshow, perwakilan perusahaan memaparkan secara langsung proses rekrutmen tenaga kerja, budaya kerja industri, hingga kompetensi yang paling dibutuhkan perusahaan saat ini, khususnya di sektor tekstil dan manufaktur.
Sementara Ketua Masyarakat Bisnis Kreatif Purwakarta mengajak siswa untuk tidak hanya berpikir menjadi pencari kerja, tetapi juga berani membangun usaha kreatif sejak dini.
Antusiasme siswa terlihat saat sesi tanya jawab berlangsung. Banyak peserta menanyakan peluang magang, program *link and match, hingga keterampilan dasar yang harus dipersiapkan sejak duduk di bangku SMA.
Selain talkshow, kegiatan Ecofest turut menampilkan pameran karya siswa dan produk kreatif hasil inovasi pelajar sebagai bentuk penguatan jiwa kewirausahaan di lingkungan sekolah.
Pihak sekolah berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dengan dunia usaha dan industri di Purwakarta.
“Harapannya, lulusan kami tidak bingung setelah lulus. Mereka punya arah, baik untuk kuliah, bekerja, maupun membangun usaha sendiri,” tutup Tomy Gunawan.
Editor :Tim Sigapnews