Dua Hari Tak Terlihat Keluar Rumah, Pria di Rumbai Ditemukan Meninggal
Seorang pria berinisial R ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Perumahan Perdanaalan Limbungan, Kelurahan Lembah Sari, Rumbai.
PEKANBARU – Seorang pria berinisial R ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Perumahan Perdanaalan Limbungan, Kelurahan Lembah Sari, Kecamatan Rumbai Timur, Pekanbaru, Senin (19/10/2026).
Hasil pemeriksaan medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, yang diduga meninggal akibat serangan jantung.
Penemuan jasad tersebut bermula dari keributan di halaman rumah korban sekitar pukul 17.30 WIB. Menurut keterangan saksi, keributan itu melibatkan anak korban berinisial F.
Di tengah kejadian tersebut, seorang saksi terlihat menahan F sambil meminta bantuan kepada orang lain. Setelah situasi mereda, saksi mencium bau tidak sedap dari dalam rumah dan memeriksa sumbernya.
Saksi kemudian menemukan R dalam posisi terlentang di lantai dapur, tepat di depan pintu kamar mandi. Saat ditemukan, tubuh korban tertutup bed cover bermotif tulisan Barcelona berwarna merah dan biru.
Kanit Reskrim Polsek Rumbai, Iptu Rafles Simon, mengatakan polisi segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat.
"Setelah menerima informasi dari masyarakat, personel Polsek Rumbai bersama tim terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara," kata Rafles saat dikonfirmasi.
Menurut keterangan saksi, korban tinggal bersama anaknya dan sudah sekitar dua hari tidak terlihat keluar rumah. Kondisi itu berbeda dari kebiasaan korban yang biasanya membersihkan pekarangan serta merawat tanaman di depan rumah setiap pagi.
Sekitar pukul 18.20 WIB, personel Polsek Rumbai bersama Polresta Pekanbaru dan tim identifikasi Satreskrim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas kemudian membawa jenazah ke RS Bhayangkara Polda Riau di Jalan Kartini, Pekanbaru, sekitar pukul 19.35 WIB untuk pemeriksaan medis.
"Dari hasil pemeriksaan tim kedokteran RS Bhayangkara Polda Riau, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Penyebab kematian korban berdasarkan hasil pemeriksaan medis adalah serangan jantung," ujar Rafles.
Pihak keluarga berencana memakamkan korban pada Senin malam di TPU Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur.
Editor :Tim Sigapnews