Polresta Pekanbaru Gerebek Kampung Narkoba, 240 Gram Sabu dan 875 butir pil ekstasi Disita
Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, AKP Noki Loviko, S.H., M.H.
PEKANBARU – Usai menggencarkan razia di sejumlah tempat hiburan malam, aparat Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru kembali bergerak cepat memburu jaringan peredaran narkotika di kawasan yang selama ini dikenal rawan, yakni Kampung Dalam (Kadal), Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Selasa (5/5/2026) sore.
Dipimpin langsung tim Satresnarkoba, penggerebekan dilakukan di pinggir Jalan Kampung Dalam setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait maraknya transaksi narkoba di kawasan tersebut.
Saat menyisir sejumlah titik yang dicurigai, petugas menemukan paket narkotika yang disembunyikan dalam plastik dan botol, diduga siap diedarkan kepada para pengguna maupun jaringan pengedar di Kota Pekanbaru.
Dari operasi itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti dalam jumlah besar, yakni 240 gram sabu, 875 butir pil ekstasi berbagai merek, serta 50 butir Happy Five. Seluruh barang bukti langsung diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, AKP Noki Loviko, S.H., M.H, menegaskan pengungkapan tersebut berawal dari informasi warga yang resah dengan aktivitas mencurigakan di lokasi.
“Kami menerima laporan masyarakat bahwa di kawasan ini sering terjadi transaksi narkoba. Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan di lapangan, hasilnya benar, kami menemukan barang bukti narkotika,” ujar AKP Noki Loviko, Rabu (6/5/2026).
Menurutnya, seluruh barang bukti kini telah diamankan dan polisi tengah memburu pemilik maupun jaringan yang terlibat dalam penyimpanan barang haram tersebut.
“Narkoba yang kami temukan terbungkus rapi dalam plastik dan botol, diduga sudah siap edar. Saat ini kami terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pelakunya,” tegasnya.
AKP Noki menegaskan, kawasan Kampung Dalam memang menjadi salah satu titik rawan peredaran narkoba di Pekanbaru. Namun pihaknya memastikan perang terhadap narkotika tidak akan berhenti.
“Tidak ada ampun bagi bandar dan pengedar narkoba di Pekanbaru. Berhenti sekarang, atau kami jemput,” tandasnya.
Hingga kini, polisi masih melakukan pengembangan guna membongkar jaringan yang diduga beroperasi di balik peredaran narkoba di kawasan tersebut.
Editor :Tim Sigapnews