Didukung Pertamina, Sean Jalani Debut Bersejarah di Mandalika
Pembalap Indonesia Sean Gelael bersiap menjalani debut spektakulernya pada ajang GT World Challenge Asia, yang digelar 2–3 Mei 2026 di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
LOMBOK – Atmosfer panas mulai terasa di Pertamina Mandalika International Circuit, saat pembalap Indonesia Sean Gelael bersiap menjalani debut spektakulernya pada ajang GT World Challenge Asia, yang digelar 2–3 Mei 2026 di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Penampilan perdana Sean di rumah sendiri langsung menyita perhatian pecinta motorsport nasional.
Sejak sesi official test dimulai, aktivitas di paddock terlihat sibuk. Tim mekanik memeriksa detail teknis kendaraan, sementara suara mesin GT3 mulai menggema di sirkuit kebanggaan Indonesia itu. Sorotan utama tertuju pada Sean, yang untuk pertama kalinya akan bersaing secara kompetitif di Mandalika melawan deretan pembalap internasional.
Sean tampil bersama Garage 75 dengan mengendarai Ferrari 296 GT3 Evo, mobil balap spesifikasi GT3 yang dikenal memiliki tenaga tinggi dan teknologi aerodinamika mutakhir.
Ajang GTWCA sendiri merupakan salah satu kompetisi paling bergengsi di Asia yang mempertemukan berbagai pabrikan otomotif dunia, mulai dari Ferrari, Porsche, Mercedes-AMG, hingga Lamborghini dalam satu lintasan.
Dukungan penuh datang dari Pertamina Patra Niaga, yang menjadi bagian penting dalam perjalanan Sean menuju panggung internasional.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan kehadiran Sean di Mandalika menjadi simbol kebangkitan motorsport nasional.
“Partisipasi Sean Gelael di GT World Challenge Asia Mandalika menjadi momentum yang membanggakan bagi dunia balap Indonesia, sekaligus merepresentasikan kualitas energi dan produk Pertamina yang mendukung performa di level global,” ujarnya.
Tak hanya mendukung di lintasan, Pertamina juga menyiapkan berbagai aktivasi untuk publik, mulai dari giveaway 100 tiket Grandstand A, hingga kesempatan meet and greet serta merchandise eksklusif bagi penggemar selama rangkaian balapan berlangsung.
Sementara itu, Sean mengaku tampil di Mandalika adalah momen yang telah lama ia tunggu.
“Saya sangat senang akhirnya bisa balapan di Mandalika. Ini seperti bagian terakhir dari puzzle. Saya sudah melakukan banyak hal di sana, tapi belum pernah benar-benar balapan melawan rival yang kuat. Kesempatan itu akhirnya datang,” kata Sean.
Rangkaian GT World Challenge Asia diawali dengan sesi official test dan latihan bebas, sebelum dua race utama digelar Sabtu dan Minggu. Kehadiran Sean sebagai local hero bukan hanya menjadi kebanggaan bagi publik Indonesia, tetapi juga mempertegas posisi Mandalika sebagai tuan rumah motorsport kelas dunia.
Jika mampu tampil kompetitif, debut Sean di Mandalika berpeluang menjadi salah satu momen paling bersejarah bagi balap mobil Indonesia tahun ini.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pertamina