347 Karya Wartawan Masuk, AJP Award 2025 Resmi Masuk Tahap Penjurian
Ketua Panitia AJP Award 2025, Eddy Iriawan bersama panitia AJP sedang rapat.
JAKARTA - Anugerah Jurnalistik PWI (AJP) Award 2025 resmi memasuki tahap penjurian setelah panitia memverifikasi 347 karya jurnalistik dari wartawan berbagai daerah di Indonesia, Selasa (20/1/2026).
Antusiasme insan pers terlihat jelas sejak proses pendaftaran ditutup. Sebanyak 347 karya jurnalistik dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan kini bersaing dalam ajang Anugerah Jurnalistik PWI (AJP) Award 2025.
Karya-karya tersebut datang dari beragam platform, mulai media cetak, media online, televisi, radio, fotografi, hingga media sosial.
Ketua Panitia AJP Award 2025, Eddy Iriawan, menyebut jumlah karya yang masuk menjadi sinyal kuat tingginya kepercayaan wartawan terhadap ajang ini. Menurutnya, AJP Award langsung mendapat respons luas meski baru pertama kali digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
“Sebanyak 347 karya jurnalistik kami terima dari seluruh Indonesia. Ini capaian yang sangat menggembirakan, terlebih AJP Award ini pertama kali PWI selenggarakan,” ujar Eddy Iriawan kepada wartawan, Selasa (20/1/2026).
Memasuki tahap penjurian, seluruh karya kini dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari profesional dan tokoh berpengalaman di bidang jurnalistik. Proses penilaian dilakukan secara berlapis dengan mekanisme ketat untuk menjaga kualitas dan kredibilitas hasil akhir.
Eddy menjelaskan, penilaian dilakukan berdasarkan kategori media yang dilombakan. Setiap kelompok komite juri menerima jumlah karya yang dibagi secara seimbang agar proses penilaian berjalan optimal dan objektif.
Untuk menyeragamkan standar, panitia menerapkan sistem penilaian dengan skala skor 0 hingga 100. Seluruh juri menggunakan indikator yang sama, mulai dari kualitas liputan, kedalaman data, akurasi informasi, hingga kekuatan narasi jurnalistik.
Tak hanya itu, panitia juga menerapkan sistem blind review. Identitas peserta dihilangkan dari seluruh karya yang dinilai guna mencegah konflik kepentingan dan memastikan independensi juri.
“Ini komitmen kami menjaga integritas AJP Award. Penilaian harus murni berdasarkan kualitas karya, bukan nama atau asal media,” tegas Eddy.
Tahap penjurian ini menjadi penentu sebelum karya-karya terbaik dipilih sebagai pemenang AJP Award 2025. Panitia berharap ajang ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas jurnalistik nasional yang profesional, beretika, dan berdampak bagi publik.
Adapun susunan dewan juri AJP Award adalah sebagai berikut:
Kategori Online dan Cetak
Edi Saputra Hasibuan
Alfito Deannova
Dhimam Abror
Kategori Radio
Gaib Maruto Sigit
Imawan Mashuri
Kategori Foto
Maha Eka Swasta
Saptono
Kategori Media Sosial
Aiman Witjaksono
Erdy Chaniago
Eddy Iriawan
Kategori Televisi
Nurjaman Mochtar
Sutrimo Sumarlan
Panitia menargetkan seluruh proses penjurian berjalan sesuai timeline hingga penetapan pemenang pada malam puncak AJP Award 2025. AJP Award merupakan hasil kerja sama antara PWI dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai wujud komitmen bersama dalam mendukung kemerdekaan pers.
Editor :Tim Sigapnews
Source : PWI