Satpol PP Kuansing Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan dalam Dua Jam
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kuantan Singingi langsung mengerahkan satu unit Mobil Pemadam Kebakaran (MPK) 09 ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
KUANTAN SINGINGI – Kebakaran lahan yang terjadi di Kelurahan Pasar Benai, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (13/6/2026) malam, berhasil dipadamkan petugas setelah berjibaku selama lebih dari dua jam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

Peristiwa itu pertama kali dilaporkan warga kepada petugas pada pukul 19.59 WIB. Mendapat informasi tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kuantan Singingi langsung mengerahkan satu unit Mobil Pemadam Kebakaran (MPK) 09 ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
Kepala Satpol PP Kuantan Singingi, Rio Kasyter Wandra, mengatakan petugas bergerak cepat guna mencegah api meluas ke area lain yang berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar.
"Berdasarkan laporan yang kami terima dari masyarakat, petugas langsung menuju lokasi dan melakukan upaya pemadaman bersama warga setempat," ujar Rio.
Data sementara menunjukkan lahan yang terbakar merupakan milik M. Luffi (31). Dugaan awal, kebakaran dipicu oleh kelalaian manusia. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.
Di lokasi kejadian, petugas pemadam bersama masyarakat bahu-membahu mengendalikan kobaran api yang sempat menghanguskan sebagian lahan. Upaya pemadaman dilakukan secara intensif hingga api berhasil dipastikan padam sepenuhnya pada pukul 22.15 WIB.
Setelah melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan, tim pemadam kembali ke pos dan tiba pada pukul 22.34 WIB.
Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, meminta seluruh Tim Siaga Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran, terutama memasuki musim kemarau.
"Tim Siaga Bencana Karhutla Kuansing harus selalu waspada terhadap potensi yang terjadi serta melakukan penanganan dengan cepat, tepat dan akurat serta senantiasa menjaga kekompakan antara seluruh elemen," tegas Suhardiman.
Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berisiko memicu kebakaran yang lebih luas dan berdampak terhadap lingkungan.
"Kepada masyarakat, agar selalu waspada dan menghindari membakar hutan dan lahan karena akan berakibat fatal serta memicu bencana kebakaran," ujarnya.
Atas keberhasilan penanganan tersebut, Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada petugas dan masyarakat yang terlibat langsung dalam proses pemadaman.
Hingga berita ini diturunkan, besaran kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh instansi terkait.
Editor :Tim Sigapnews