PT PP Bangun Twin Tower UNDIP
Twin Tower UNDIP Semarang Jadi Ikon Baru Pendidikan Rp355 Miliar

Di tengah dinamika industri dan tantangan pembangunan nasional, PT PP (Persero) Tbk terus meneguhkan komitmennya dalam menghadirkan karya terbaik bagi negeri.
Semarang – Proyek raksasa senilai Rp355,68 miliar tengah digarap PT PP (Persero) Tbk di kawasan Pleburan, Semarang.
Pembangunan Twin Tower Universitas Diponegoro (UNDIP) yang dimulai sejak awal tahun kini memasuki minggu ke-39 dengan progres 12,23 persen, melebihi target awal.
Pantauan di lapangan, Selasa (26/8/2025), dua menara kembar itu berdiri di atas lahan strategis milik kampus. Proyek dikerjakan dengan skema design & build yang dibagi menjadi dua tahap: 510 hari kalender untuk tahap pertama, dan 420 hari kalender untuk tahap kedua.
Rektor UNDIP, Prof. Suharnomo, menegaskan pembangunan ini bukan hanya soal gedung megah.
“Twin Tower akan menjadi landmark UNDIP sekaligus simbol sinergi antara ilmu pengetahuan, lingkungan, dan masyarakat. Ini sejalan dengan visi kami untuk kampus yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Nada optimis juga datang dari mantan Rektor UNDIP, Prof. Yos Johan Utama. Ia menyebut kehadiran menara kembar akan mendongkrak daya saing kampus di tingkat global.
“Dengan fasilitas modern ini, UNDIP bisa bersaing lebih kuat, baik di bidang akademik maupun reputasi internasional,” katanya.
Dari pihak kontraktor, Corporate Secretary PT PP, Joko Raharjo, menjelaskan konsep pembangunan dirancang dengan pendekatan living-learning community.
“Tower I fokus untuk ruang pendidikan modern, sementara Tower II menjadi hotel pendidikan berstandar Green Building. Selain mendukung aktivitas akademik, fasilitas ini juga akan mendorong sektor pariwisata Semarang,” terang Joko.
Pembangunan Twin Tower UNDIP juga mengusung teknologi ramah lingkungan. PT PP memanfaatkan sistem daur ulang seperti adjustable decking, clay footing bekisting, hingga tile spacer reuse. Prinsip lean construction diterapkan untuk efisiensi biaya sekaligus meminimalisir limbah.
Secara arsitektural, dua menara itu tampil futuristik dengan Curtain Wall Sunergy Blue Green 8mm, Spandrel Panasap Lite Grey, serta sebuah Sky Bridge Interkoneksi yang menghubungkan kedua tower sebagai ikon visual utama.
Bagi warga Semarang, proyek ini diharapkan menjadi magnet baru yang memperkuat konektivitas pendidikan, ekonomi, dan pariwisata Jawa Tengah.
Pembangunan Twin Tower UNDIP tak sekadar menambah gedung kampus, tetapi juga membangun harapan masa depan. Di tengah sorotan publik terhadap proyek infrastruktur nasional, UNDIP menjawab dengan karya yang menjanjikan manfaat luas bagi masyarakat.
Editor :Tim Sigapnews