Dandim 0301 Pekanbaru Sampaikan Strategi Wasbang Moderat di Pengajian LDII
Dandim 0301/Pekanbaru Kolonel Inf. Ikhsanuddin, S.Sos., M.M, memaparkan strategi penguatan wawasan kebangsaan moderat dalam Pengajian Umum LDII Kota Pekanbaru.
PEKANBARU – Komandan Kodim (Dandim) 0301/Pekanbaru Kolonel Inf. Ikhsanuddin, S.Sos., M.M, memaparkan strategi penguatan wawasan kebangsaan moderat dalam Pengajian Umum LDII Kota Pekanbaru yang digelar di Masjid Miftahul Huda.
Acara dimulai sejak pagi dan dihadiri ratusan jamaah serta pengurus LDII dari berbagai wilayah Pekanbaru, Minggu (30/11/2025).
Dalam penyampaiannya, Kolonel Ikhsanuddin mengingatkan bahwa wawasan kebangsaan merupakan landasan penting yang harus dijaga di tengah derasnya arus informasi digital.
Ia menegaskan bahwa penguatan karakter kebangsaan perlu dilakukan secara sistematis melalui dakwah dan pembinaan umat.
“Wawasan kebangsaan itu harus dipraktikkan, bukan hanya dipahami. Kita ingin masyarakat religius yang tetap menjunjung nasionalisme,” ujarnya membuka penyuluhan.
Kolonel Ikhsanuddin kemudian memaparkan strategi utama penguatan wawasan kebangsaan moderat, yang dapat diterapkan LDII dalam kegiatan dakwah dan pembinaan jamaah. Strategi tersebut mencakup:
1. Integrasi nilai kebangsaan dalam pengajian.
Materi tentang Pancasila, NKRI, toleransi, dan moderasi beragama harus disampaikan secara rutin agar jamaah memiliki pandangan seimbang antara religiusitas dan kecintaan terhadap tanah air.
2. Pelatihan mubaligh sebagai agen moderasi.
Mubaligh LDII diharapkan menjadi pelopor penyampai pesan toleransi dan penjaga kerukunan antarumat beragama.
3. Pembinaan generasi muda.
Melalui literasi digital sehat, pendidikan karakter, pelatihan bela negara, hingga kegiatan nasionalisme berbasis komunitas seperti upacara dan lomba kebangsaan.
4. Penguatan narasi kebangsaan melalui media.
LDII diminta memperbanyak konten positif seputar wawasan kebangsaan di platform resminya guna menangkal hoaks dan provokasi.
“Di era provokasi digital seperti sekarang, kemampuan memilah informasi adalah bagian dari bela negara,” tegasnya.
Dandim asal Boyolali ini juga menguraikan tantangan internal seperti melemahnya toleransi dan tantangan eksternal berupa pengaruh budaya ekstrem yang mudah masuk melalui media sosial.
Menurutnya, LDII memiliki potensi besar dalam membina masyarakat bila konsisten menerapkan strategi tersebut.
“LDII bisa menjadi model ormas Islam yang moderat dan cinta tanah air jika nilai-nilai kebangsaan ditanamkan secara berkelanjutan,” tambah Dandim.
Pengurus LDII Kota Pekanbaru menyambut materi ini dengan antusias dan berharap kerja sama antara LDII dan TNI terus diperkuat dalam program pembinaan kebangsaan di masa depan.
Tampak hadir dalam pengajian umum LDII Pekanbaru diantaranya; Ketua DPW LDII Riau Dr. Imam Suprayogi, Ketua Wantim LDII Riau H. Nazirwan SE, Sekretaris DPW Ir. Budi Mulyono, Sekretaris DPD LDII Pekanbaru Arif Hasan MT, dan sejumlah pengurus lainnya.
Pemaparan strategi wawasan kebangsaan moderat oleh Dandim 0301/Pekanbaru menjadi dorongan baru bagi LDII untuk memperkuat karakter dan harmoni sosial di Pekanbaru, sekaligus menjaga keutuhan NKRI di era digital.
Editor :Tim Sigapnews